Teman TMMIN Taman Kijang

Kredit: TMMIN
Langit tampaknya sejalan dengan hati. Cerah dan biru. Awan-awan bertebaran di atas
layaknya peneduh yang sedang bersenda gurau. Cahaya matahari seolah tak ingin luput dari indera, ia mengintip dan menjatuhkan hangat melalui kaca bus. Mobil-mobil berkejaran di luar sana. Dari beragam jenis kendaraan yang melintas, ada satu yang menarik perhatian, mobil kijang inova  warna putih. Saya suka desainnya dan dapat saya gunakan bersama keluarga untuk berjalan-jalan ke luar kota. Kijang Innova mengedepankan MVP yang elegan dengan dimensi panjang 4.735 mm, lebar 1.830, dan tinggi 1.795 mm. Dengan mobil jenis itu saya dapat merasa aman saat bepergian.


 Tak terasa bus yang saya tumpangi berhenti tepat di aebuah pelataran parkir TMMIN Karawang Plant. Kebetulan sekali, Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) Karawang Plant I memroduksi Kijang Innova dan Fortuner. Pabrik untuk produksi mobil ada empat, dua di Sunter, Jakarta Utara, untuk pembuatan mesin, press part, dan casting part. Sementara dua lainnya berlokasi di Karawang memroduksi Kijang Inova, Fortuner, Etios Valco, Yaris, Vios, Limo. Tentu saja antusias saya memuncak, sebab ini kali pertama melihat langsung proses pembuatan mobil.
Kredit: TMMIN
Jangan heran, Indonesia tercatat sebagai pabrik terbesar kedua seAsia Pasifik. Dan 94% penjualan produk Toyota di dunia dibuat di Indonesia. Berbanggalah karena Indonesia tidak hanya menjadi pusar barang impor, tetapi juga menghasilkan produk berkualitas kelas dunia.

Untuk membuat sebuah mobil, runtutan kegiatannya cukup rumit dan dikerjakan oleh banyak orang. Dimulai dari peleburan, machining, merakit, membentuk jadi lembaran baja, welding, mengecat, merakit jadi kendaraan, QC, ditest, dipacking dan vanning, lalu terakhir dikirimkan. Uniknya, Toyota memprodukai mobil yang sudah dipesan, jadi tidak pernah memroduksi mobil untuk stok. Begitu masuk ke dalam pabrik. Saya takjub dengan keteraturan pekerjanya. Ada monitor yang selalu memantau seberapa pekerjaan mereka. Jika ada keterlambatan proses, akan ada pemberitahuan.

Kredit: TMMIN
Hal lain yang bikin takjub adalah lingkungan teratur dan bersih. Ternyata manajemen lingkungan pun diperhatikan. Lampu penerangan jalan sudah menggunakan energi matahari, air hujan ditampung untuk mencuci mobil. Ada danau buatan juga yang sengaja digunakan untuk menampung air hujan dan dimanfaatkan dengan baik. Sesuai dengan peraturan pemerintah, Karawang Plant pun memberikan 30% areanya sebagai ruang terbuka hijau yang sebagiannya masih berupa hutan. Sampah diolah kembali menjadi kompos dan limbah nonorganik akan dibawa pengepul untuk dihancurkan sesuai anjuran pemerintah. Keren bukan?

Tidak berhenti di situ, pada saat jam istirahat semua lampu dimatikan untuk menghemat penggunaan listrik. Kertas yang digunakan untuk dokumen digunakan bolak-balik. Terdapat biopori dan di pabrik tidak menggunakan dinding dan ac, sehingga di dalam terasa nyaman tanpa harus menghabiskan banyak energi.

Tak hanya peduli lingkungan, Toyota juga mengapresiasi bakat-bakat masyarakat untuk mengharumkan nama bangsa dengan mengirimkan atlet-atletnya sebagai perwakilan dari Indonesia. Keren ya. Jadi, saya sih masih berdoa suatu saat (secepatnya) bisa mengendarai Kijang Innova bersama keluarga. (Uwan Urwan)

4 comments:

Widya Candra Dewi said...

Yup, aku suka Toyota. \^o^/

uwanurwan said...

asikkkkk

vira elyansyah said...

Waaah ada ini teman satu bis yang datangnya telat :p

uwanurwan said...

hahahahaha

Instagram