Kenapa Harus Membuat Gambar Ilustrasi Abstrak?


Ada pertanyaan besar selama saya menggambar, makin ke sini makin tidak pernah menggambar realis. Kenapa harus membuat gambar ilustrasi abstrak? Pertanyaan itu tidak hanya terlontar dari teman-teman, tapi juga diri sendiri.

Jawaban pertama yang terlintas dalam benak saya hanya, “Saya tak bisa menggambar realis.” Bingung maksudnya realis itu yang bagaimana? Realis misalnya saya menggambar bunga sesuai dengan keadaan bunga yang semestinya dan yang orang lain pahami, bagaimana saya menggambar kucing sesuai bentuk dan warna kucing di kehidupan nyata, dan lain-lain. Sebenarnya kalau dipaksa bisa, tapi saya tidak mau membatasi diri dengan menggambar bentuk wajah yang simetris atau daun yang strukturnya harus melancip di bagian ujung, melebar di bagian tengah, dan lain-lain.

Membuat gambar ilustrasi abstrak itu membebaskan imajinasi

Pasti kamu sering melihat gambar aneh mulai dari kombinasi organ tumbuhan dan hewan, belum lagi ada mata atau hidung manusia menempel di objek tersebut. Atau yang paling saya ingat saat ini adalah gambar cover album Shawn Mendes, di mana sosok dia dipotong di bagian wajah dan digeser posisinya. Nah, di antara objek kosong itu diberi ilustrasi bunga dan daun-daun. Nah, iya, bagus ya?


Karya ilustrator dengan nama akun Instagram @anona.art termasuk gambar abstrak. Seorang perempuan mengenakan baju bunga-bunga kuning biru, kedua tangannya seperti diikat, telapak tangannya terbuka ke atas. Ada cangkir dengan warna dominan biru melayang di atas kedua tangannya. Asap mengepul dari dalam gelas mengeilingi kepalanya membentuk awan, dan di ujung awan tepat di atas cangkir, jatuhlah tetesan air.


Saya suka berimajinasi dan kebanyakan untuk cover buku fiksi, penerbit lebih suka menggunakan gambar abstrak. Sebenarnya itu memudahkan saya menjangkau banyak calon klien sih. Penikmat gambar abstrak banyak loh.





Gambar dengan objek kombinasi membebaskan saya. Saya bisa menggambar telapak tangan kemudian di dalamnya diberi motif doodle. Atau saat saya sedang bosan, saya menggambar sosok manusia dengan bentuk suka-suka. Di dalam gambar itu saya pun tidak menunjukkan organ tangan, tapi tetap memberi makna seperti yang saya maksud.

Gambar abstrak juga membuat saya menyembunyikan makna sebenarnya. Saya tidak perlu repot-repot menjelaskan banyak hal kepada orang lain tentang gambar yang saya buat. Biarkan mereka yang interpretasikan sendiri. Kadang saya mendapatkan masukan ide dari komentator tentang makna lain dari ilustrasi yang saya buat. Kadang malah tak terpikirkan.

Gambar abstrak bisa menjadi gambar desain kaos

Beberapa kali saya diminta teman untuk membuat desain kaos. Saya dibayar sesuai harga saya untuk itu. Biasanya saya akan menjelaskan terlebih dahulu gaya menggambar saya seperti apa. Kalau setuju, baru saya meminta gambar seperti apa yang diinginkan? Biasanya saya menjelaskan harganya, mau tema apa, gambar seperti apa, mau dominan warna apa, dan tenggat waktu.


Kalau saya kurang sreg, saya akan memberi alternatif lain. Karena saya menggambar manual, saya tak bisa menghapus atau menambahkan objek lain ke dalamnya. Eh kenapa saya jadi curhat ya? Hahaha.

Begini, alternatif membuat gambar ilustrasi abstrak juga bisa buat kamu yang selalu bilang tidak ahli mengambar. Hei, zaman sekarang ingin menggambar tapi bilang tidak dapat menggambar? 

Coba dulu. Tetap bilang tidak?

Sudah pernah dan hasilnya jelek.

Ya wajar. Kamu pikir semua gambar ilustrasi abstrak saya bagus semua? Tidak!




Ya, setiap hal yang ingin kita pelajari memang dibutuhkan ketelatenan dan usaha. Usaha saja terus, pasti ketahuan hasilnya loh. Saya ingin membahas tentang, bagaimana cara membuat gambar ilustrasi abstrak untuk pemula di tulisan kemudian, tapi tunggu ya. Saya banyak sekali masalah hidup sampai lupa prioritas apa yang harus diselesaikan terlebih dahulu.


Saya percaya kalau masing-masing dari kita punya karakter kuat


Intinya sih, setiap apa yang kita hasilkan, bersyukurlah! Berbahagialah dengan itu sebab kamu tidak tahu pendapat orang lain. Bisa jadi banyak orang suka. Kalau sudah begitu, cetaklah di kaos. Punya kaos hasil gambar sendiri pasti menyenangkan.

No comments: