Yang Saya Lakukan di Bandung


Siapa yang tak tahu Bandung ngacung? Pasti sebagian besar dari kamu sudah tahu. Nah kalau pertanyaannya diganti, siapa yang sudah pernah ke Bandung? Jawabannya bisa iya dan tidak.

Bandung adalah salah satu kota tujuan kalau orang-orang Jakarta sedang libur. Hampir setiap weekend, jalan ke arah Bandung macet. Jakarta jadi terasa lebih lega. Berbondong-bondong orang-orang yang suah jenuh dengan kemacetan Jakarta berpindah lokasi bermacet-,acetan di Bandung. Hahaha... Sebenarnya justru ingin liburan, tapi lagi-lagi Bandung tetap diminati dan akan selalu begitu untuk dikunjungi.


Bandung terkenal dengan banyak lokasi asyik untuk dijamah. Serius. Saya beberapa waktu lalu ke Bandung. Rencana memang liburan. Pusing rasanya berada di Jakarta yang setiap hari bertemu dengan orang itu dan orang itu lagi, juga dengan rutinitas yang begitu-begitu lagi.

Mau pulang kampung ke Situbondo terlalu jauh. Waktu tiga hari tidak cukup. Paling enak sih seminggu maksimal dua minggu. Kalau ke Bandug kan tiga hari bisa dikatakan sangat cukup.

Tidur seharian

Tiba di Bandung sudah siang disambut hujan deras. Akhirnya saya hanya berdiam diri di penginapan sampai sore. Hem, sampai malam. Saya juga menikmati internet gratis superkencang di hotel. Haha... Makan tinggal pesan lewat ojek online, kemudian dilanjutkan dengan tidur sampai pagi. Sungguh nikmat hari pertama di Bandung.


Hari kedua, saya ke Dago Dreampark, wisata alam yang cukup menguras keringat. Dago Dreampark memang didesain untuk wisata keluarga dan tempat untuk belajar sekaligus berolahraga. Lokasinya di Jalan Dago Giri KM 2.2, Mekarwangi, Lembang, Kabupaten Bandung Barat, tak jauh dari pusat Kota Bandung. Tinggal pesan ojek mobil online, sekitar satu jam kemudian tiba di lokasi. Tiket masuk hanya Rp20.000 (semoga tidak berubah) saya bisa menjelajah, naik turun bukit. Memang area wisatanya naik turun. Beberapa wahana juga sudah disiapkan kalau kamu ingin berfoto, misalnya permadani terbang, sepeda terbang, rumah terbang, flying fox,  dan lain-lain. Hanya saja kamu perlu mengeluarkan lagi untuk menikmati wahana tersebut.

Tenang, kalau kamu hanya ingin berkeliling sudah cukup kok. Area wisata seluas 12 hektar itu cukup nyaman untuk dijelajahi dan berfoto-foto. Banyak spot-spot foto unik juga. Saran saya sih kalau mau ke sana, siapkan air yang cukup dan stamina yang kuat. Kalau kamu belum pernah berjalan jauh, sebaiknya gunakan fasilitas kereta keliling yang ada.

Setelah dari Dago Dreampark saya kembali lagi ke Bandung. Bertemu teman di kafe bersejarah, Indischetafel. Ak, saya harus bilang kalau tempat makan itu nyaman sekali untuk didatangi. Lebih enak kalau ingin bertemu klien membicarakan hal penting atau untuk pacaran. Saya melihat ada banyak ruangan yang bisa digunakan untuk tempat berkumpul. Yang jelas, interiornya menarik, masih ala-ala zaman dulu. Kamu pasti suka.


Kemudian saya diajak berkeliling di Jalan Asia Afrika sampai ke Masjid Agung. Alhamdulillah, akhirnya kesampaian juga, kan? Meski sempat harus menunggu hujan reda. Setelah itu saya bertemu teman yang lain. Haha, kebetulan sekali beberapa teman saya tinggal di Bandung. Jadi enak sekali kalau bertemu mereka. Nah, kali ini saya bertemu di kafe Contrast, di sekitar Jalan Riau. Seharian menghabiskan waktu dan tenaga di Bandung, sampai di hotel saya tidur pulas.

Jelajahi museum


Hari terakhir di Bandung saya memilih untuk berkeliling di sekitar Balai Kota. Ada beberapa museum di sana, Bandung Planning Gallery dan Museum Kota Bandung. Bandung Planning Gallery sangat menarik dan modern. Di sana menggambarkan pembangunan di Bandung saat ini. Ada cerita tentang Bandung, bangunan-bangunan yang ada di Bandung, dan lain-lain. Terus paling menarik ada satu area yang khusus sebagai testimoni, di mana orang-orang menulis di stiky notes berwarna dan ditempel di sana. Ada ribuan stiky notes yang tertempel dan kalau berfoto di situ tampak lucu. Oh ya untuk masuk ke museum gratis kok. Hanya melakukan registrasi di awal.

Masih ingin ke Bandung lagi. Masih banyak tempat bagus untuk didatangi. Masih merencanakan, sepertinya naik pesawat seru juga kalau ramai-ramai. Saya coba cek tiket pesawat ke Bandung, lumayan juga. Lebih murah dan proses pembayarannya memudahkan.

Saya pakai aplikasi Pegipegi karena biasanya suka ada promo tiket pesawat menggiurkan. Harga tiket pesawat pun bisa dikatakan bersaing, berbeda jika dibandingkan dengan pakai aplikasi lain. Eh, saya bisikin, tiket pesawat murah banget. Saya pernah coba bandingkan harga aplikasi ini dengan aplikasi lain, ternyata memang beda ya. Dengan fasilitas sama, saya bisa mendapatkan harga lebih terjangkau. Kalau ada promo malah makin seru.

Rencananya saya mau ke Bandung naik pesawat saja kali ya. Soalnya saya sudah pernah naik bus dan naik kereta. Soalnya lagi saya dapet tiket promo. Sayang banget kalau tidak dimanfaatkan. Tinggal naik pesawat ke Bandungnya yang belum. Mumpung murah saya bisa lebih hemat. Rencananya saya akan mengunjungi beberapa lokasi yang belum pernah didatangi. Masih banyak kok.

1 comment:

cucukakek said...

Aaah kebetulan bulan Maret gue mau ke Bandung. Kalo ada info tempat wisata yg keren, kasih tau gue ya om