Skip to main content

Posts

Showing posts from May 16, 2021

QUIXX Dulu, Baru Pakai Masker, InsyaAllah Tahan Banting

  Pandemi membuat banyak orang berhati-hati saat keluar rumah apalagi bertemu teman atau orang lain. Tahu sendiri kan, virus Covid-19 cepat sekali penyebarannya, tidak berbeda jauh dengan influenza, tapi jauh lebih mematikan ketimbang influenza. Menurut data Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Perkembangan Covid-19 di Indonesia per tanggal 30 April 2021, yaitu ada 1,6 juta kasus positif (ada penambahan 5.500 orang), 1,5juta kasus sembuh (dengan penambahan 5.202 orang), dan ada 45.521 orang meninggal (dengan penambahan 187 orang) karena Covid-19. Tubuh perlu extra protection agar tahan banting Apakah dengan mematuhi semua protokol kesehatan dan ke mana-mana pakai masker akan membuat kita aman dari virus? Tidak. sehebat-hebatnya masker yang kita pakai, tentu akan ada saat masker itu dibuka, misalnya saat makan, minum. Saat bertemu teman atau klien kemungkinan masker akan dilepas. Pada saat itulah virus, polusi, dan udara kotor melihat kesempatan besar untuk bergerilya masuk ke salu

Yopi Saputra : Berkat SKSD Bisa Kerjasama dengan Desainer dan Brand besar

"Kalau pengen berusaha dan mimpinya terwujud, harus buka peluang. Jangan mau orang yang dateng ke kita tapi kitanya diem aja,” ungkap Yopi Saputra, stylist yang merangkap sebagai konten kreator. Sebagai fashion stylist dan wardrobe , Yopi sudah pernah bekerjasama dengan beberapa fashion brands dan desainer Indonesia, salah satunya, yaitu Elzatta Hijab. Pada awal Maret-April 2021 lalu, ia bersama #Markamarie, agregator modest fashion Asia Tenggara yang berkolaborasi dengan Kedutaan Besar Indonesia di Ankara, Turki mengerjakan proyek fashion show bertajuk “ Introducing Indonesia ”, di mana dalam acara itu menampilkan tujuh brand lokal modest dan non modest meliputi Elzatta, Wearing Klamby, Jawhara Syari, Tethuna, Medina Zein, Restu Pratiwi, dan Hwan Eco Ethnic.  Hasil karya Yopi Saputra bekerjasama dengan Elzata Tak hanya itu, Pria kelahiran Pariaman, 19 Oktober 1993 itu juga menjadi fashion stylist untuk acara Jakarta Sweet Ramadan yang diadakan oleh Bitersweet by Najla dan

Tetap Imunisasi Anak Meski Pandemi

Imunisasi bisa mencegah lebih dari 26 penyakit di mana dua sampai tiga juta kematian bisa dicegah setiap tahunnya. Begitu banyak manfaat imunisasi bagi tubuh karena bisa menyelamatkan 1,5 juta orang setiap tahunnya, tapi pandemi Covid-19 sekaligus minimnya edukasi menjadi pembatas imunisasi pada anak. Pandemi yang sudah berlangsung sejak awal tahun 2020 ternyata tidak hanya membuat perekonomian kacau, tetapi banyak kegiatan dan program terhambat, terutama imunisasi. Sebagian orang tua tidak mau imunisasi pada anaknya karena takut, selain itu tingkat edukasi yang rendah ditambah beredarnya banyak informasi yang salah menjadi penyebab imunisasi jadi alot di beberapa wilayah. Padahal imunisasi justru membangun sistem pertahanan tubuh dari penyakit sehingga begitu terpapar virus atau penyakit tertentu, tubuh bisa melawan. Imunisasi menyelamatkan anak dari penyakit Walau pandemi, Imunisasi pada anak harus tetap berjalan karena sesuai dengan program WHO Indonesia dalam mengoptimalkan imunisa