Skip to main content

Posts

Showing posts from August 19, 2018

Lebaran Jauh dari Keluarga?

Hal paling mendasar saat merayakan hari besar, baik hari besar keagaaman atau acara yang diadakan keluarga, pasti ingin ada di dekat mereka. Namun, untuk yang terbatas oleh jarak, berkumpul bersama keluarga seringkali tidak semudah pergi ke restoran di mall. Sedih sudah pasti, iya. Saya punya keluarga yang jarak tempuhnya sekitar 1.022 km. Untuk sampai di kampung halaman, saya harus menempuh perjalanan kurang lebih 21-24 jam jalur darat atau kurang lebih sembilan jam bila sebagian perjalanan dipersingkat melalui jalur udara. Di dalam bayangan saya, minimal melihat mereka baik-baik saja sudah menenangkan. Selebihnya bisa mengobrol tentang... apa saja. Beberapa kali saya putuskan untuk tidak pulang saat lebaran Idul Fitri dan lebaran Idul Adha. Awalnya terasa berat karena biasanya tiap tahun sungkeman lalu berkumpul dengan keluarga besar di rumah nenek. Lama-lama saya sadar, kebersamaan itu tidak selalu dengan berkumpul. Di masa depan pun, kemungkinan kebersamaan itu

Asian Games 2018 Punya Timekeeper

Indonesia bukan pertama kali ini menjadi tuan rumah Asian Games. Tahun 1962 Indonesia pernah juga ditunjuk menjadi tuan rumah yang langsung dibuka oleh Presiden Soekarno di Stadion Gelora Bung Karno. Tahun 1962 ada yang sudah lahirkah? Ah pasti kamu belum lahir. Hahaha. Tahun itu ada 1.460 atlet yang berpartisipasi, mewakili 17 NOC Asia. Asian Games terkenal sebagai multievent sebab memang berlangsung banyak event olahraga dalam kurun waktu tertentu. Tahun 1962 tentu menjadi pengalaman emas buat Indonesia, apalagi putra-putra bangsa selalu berpartisipasi mengharumkan nama bangsa untuk setiap event Asian Games. Kira-kira kamu tahu, tahun 2014 tuan rumah Asian Games di mana? Benar sekali (padahal tidak ada yang menjawab), Korea Selatan. Sebuah kehormatan memang menjadi tuan rumah, menyambut atlet-atlet terbaik dari banyak negara di Asia. Kemegahan panggung pembukaan Asian Games 2018 (Kredit: asiangames2018.id) Asian Games 2018 sudah dibuka tanggal 18 Agustus 2018   da

Technoplast, Konservasi Lingkungan dengan Plastik Berkualitas

Sampah-sampah plastik menjadi masalah besar di dunia karena selain sulit diurai secara alami, keberadaannya sebabkan kematian banyak hewan laut. Tak bisa dipungkiri, plastik punya banyak manfaat dalam kehidupan sehari-hari. Plastik pertama di dunia adalah bakelite yang diciptakan oleh Leo Baekeland di New York. Sumber lain mengatakan bahwa pastik pertama kali diperkenalkan oleh Alexander Parkes tahun 1862. Kemudian banyak ilmuan yang melakukan penelitian tentang plastik sampai pada abad ke-20, masalah lingkungan terkait plastik menjadi sangat pelik. Tas plastik yang ringan dan tidak ramah lingkungan banyak digunakan dsebagai pembungkus makanan, bungkus belanjaan, dan lain-lain yang pada akhirnya dibuang menjadi sampah. Pengguna plastik di dunia sangat banyak. Banyak produk makanan dan minuman menggunakan plastik sebagai kemasan. Beberapa waktu lalu di berbagai supermarket ada larangan untuk membayar plastik dengan harga tertentu. Itu jadi upaya untuk menanggulangi sampah