Meberian, Aplikasi Restoran Digital Masa Kini

Beberapa orang cenderung akan memilih restoran yang ramai ketimbang yang sepi, tidak peduli harganya. Sebab dalam pikiran mereka, restoran yang rame pasti enak.


Tidak semua orang memang suka makan di tempat ramai, tapi restoran atau kafe yang ramai cenderung lebih diminati. Bisa jadi karena makanan dan minumannya enak, pelayanannya nyaman, lokasinya strategis, tempatnya instagramable, atau kombinasi dari poin-poin sebelumnya. Tak sekali dua kali juga pasti kamu mengunjungi restoran atau kafe yang ramai tapi rela antri demi makan siang atau malas beranjak ke tempat lain, sebab restoran lain belum tentu enak atau belum tentu asyik tempat duduknya. Iya kan?

Paling apes kalau sudah antri panjang pada waktu-waktu tertentu. Saya jamin setelah itu kaki dan leher akan pegal-pegal, kaki lelah berdiri sementara leher capai karena keseringan nunduk bermain smartphone. Belum lagi waktu banyak terbuang saat antri. Seharusnya bisa sambil mengerjakan sesuatu atau mengobrol dengan teman, malah harus menunggu satu per satu pelanggan gugur dalam pertempuran, eh kenapa jadi seperti berperang ya? Haha... Intinya begitu. Capai sekali antri loh, apalagi kalau bulan puasa hendak buka bareng. Ya Allah antrinya naudzubillah.

Restoran digital bikin tidak antri
Restoran digital? Jadi maksudnya restoran virtual begitu? Makanan dan minumannnya pun virtual? Tidak, maksudnya restorannya tetap ada. Lalu bagaimana? Sabar, tenang, tarik napas, embuskan, tarik lagi, tahan sampai lima tahun ke depan. Haha... Oke, begini. Jadi restorannya ada, kamu datang ke restoran yang sudah bekerjasama dengan PT Meeber Indonesia (Meeber), cari tempat duduk yang nyaman, buka smartphone, scan kode QR restorannya, pesan makanan dan minuman yang tersedia, lalu lanjutkan mengobrol dengan teman. Kalau pesanan sedang kosong, nanti akan ada notifikasi lewat smartphonemu. Kalau pesanan siap, kamu bisa ambil di kasir, tinggal bayar atau pakai saldo yang ada di aplikasi.
Aplikasi Meeberian memudahkan pelanggan pesan makanan dan minuman di restoran (Captured by Imawan)

Caranya lagi, baiklah. Sekarang kamu buka Play Store, ketikkan "meeberian" lalu unduh. Kemudian daftar, isi data diri, dan tara, kamu sudah terdaftar di Meeberian. Kenapa Meeberian? Ya, suka-suka yang bikinlah. Haha.. bercanda. Kalau sudah terdaftar nanti akan ada sederetan nama restoran yang bisa kamu datangi, lengkap dengan alamatnya. Carilah yang terdekat dan datang ke sana. Di sana, kamu bisa mengaplikasikan langkah-langkah pada bait sebelum ini.

Kok saya tahu aja sih? Ya dong. Kan saya hits banget. Haha... Sebetulnya saya diundang untuk hadir pada acara softlaunching aplikasi Meeberian dan MeeberLite di EV Hive Plaza Kuningan (31/07/2018). Meeberlite? Apalagi itu? Bingung ya? Sebenetar saya tahan dulu penjelasannya. Sebelum meluncurkan Meeberian dan MeeberLite, Meeber sudah punya layanan MeeberPos (Poin of Sale). MeeberPos adalah layanan aplikasi kasir online yang praktis, mudah, dan akurat. Meeberian dan MeeberLite adalah konsep restoran digital pertama di Indonesia.

MeeberLite untuk pelaku bisnis makanan dan minuman, sementara Meeberian untuk pelanggannya. Kalau kamu pedagangnya, pakailah aplikasi MeeberLite. MeeberLite dan Meeberian saling terintegrasi sih. Saat memesan cendol, misalnya, pesanan itu akan langsung tertuju ke aplikasi Meeberlite sesuai dengan kode yang dituju. Kehadiran aplikasi ini tentu membuat business automation dan customer engagement bisa tercipta.

Keuntungan dalam menggunakan aplikasi ini adalah, kamu tidak perlu lagi melambaikan tangan saat ingin memesan. Pesanan lebih akurat dan cepat karena beberapa pelayan kadang salah menginterpretasikan pesanan pelanggan. Kemudahan itu bisa meningkatkan jumlah transaksi bagi pebisnis food and beverage. Aplikasi ini juga memudahkan memanggil pelayan dan meminta tagihan berkat adanya fitur Waiter Calling dan Bill Asking pada layanan Sevice Table jika pelanggan memilih makan di tempat.

Memesan kopi pakai Meeberian jadi lebih mudah

Kamu juga bisa dapat diskon atau promosi khusus. Itu jadi upaya agar pelanggan bisa lebih tertarik untuk berkunjung atau berlama-lama di restoran atau kafe tertentu. Melalui aplikasi itu juga, pebisnis bisa mendapatkan data customer insight. Melalui data tersebut, pemilik bisnis bisa tahu kesukaan pelanggan, apalagi kalau sering berkunjung. Selain itu kamu bisa kasih feedback buat pelaku bisnis berupa kritik dan saran demi perbaikan kualitas layanan. (Uwan Urwan)

No comments: