Benarkah Jadi Blogger Itu Mudah?


Beberapa pertanyaan suka sekali  mampir di Mesenger atau DM via Instagram, "Bagaimana caranya jadi blogger?" atau "Ajarin jadi blogger dong?"

Sampai di situ saya bingung mau menjawab apa. Awal-awal saya jelaskan "Bikinlah blog di wordpress atau blogspot lalu... lalu... lalu..." Sudah menjelaskan panjang lebar, balasannya singkat. Itu pun dibalas dengan pertanyaan lain. Karena ingin berbagi ilmu, saya masih optimis sehingga menjelaskan panjang lebar dan hasilnya, penjelasan saya cuma dibaca. Sedih. Iya sedih. Seolah pesan saya tak tersampaikan.

Pernah mengalami? Kalau saya sering bukan hanya pertanyaan seperti yang diajukan di atas, tapi pertanyaan lain. Sebenarnya saya juga tidak mengemis terimakasih sih. Harapan seseorang yang memberi penjelasan, nasehat, ilmu, atau mata kuliah, itu bukan ucapan terimakasih sih, tapi lebih kepada keberhasilan atas apa yang pernah mereka tanyakan. Kalau diterapkan lalu sukses, saya tidak perlu mengemis terimakasih. Bahkan saya akan datang dengan mengucapkan selamat. Nah, begitu kan impian setiap guru, pengajar, pemberi nasehat, dan alim ulama?


Nah untuk menghindari pertanyaan serupa yang kadang membuat saya lelah, biasanya ditulis di blog. Mungkin kalau kamu saya sodori link ini, bukan berarti saya malas menjelaskan. Selain karena hal di atas, saya tidak mau ilmu yang pernah diperoleh hilang begitu saja. Yang saya tulis ini adalah hal remeh dan paling dasar buat seorang blogger. Jawaban di atas pun sebenarnya sederhana, tidak perlu penjelasan panjang lebar. Ya, saya coba berikan penjelasan agak agak berbeda.

Bagaimana sih cara jadi blogger?
Jawabannya, punya blog dan menulislah di sana!


Sederhana bukan? Yeah. Kalau kamu punya blog dan aktif menulis di blogmu, kamu sudah resmi menjadi blogger. Selamat.

Apakah cuma seperti itu?
Iya, hanya begini. Beginilah blogger. Menulis, menuangkan pikiran tanpa aturan dari siapapun. Karena blog itu rumah kita, ya kita bebas mau mengisi dengan perabotan dan asesoris apapun.

Cuma sih saya mau pesan sedikit. Saya sebagai blogger yang masih seumur kecambah, jadi blogger memang tidak segampang seperti teori yang dipaparkan di atas. Kenapa?

1. Tidak asal menulis
Sama seperti media sosial. Ya, media sosial punya kita terserah kita mau nulis gaya apa, mau typo sebanyak apa, mau ikuti aturan baku perbahasaindonesiaan atau tidak, mau pakai aturan jurnalistik atau tidak?



Memang terserah kita, tapi kita kudu tarik napas dalam-dalam dan berpikir ulang. Coba tanyakan pada hati, blog tujuannya buat apa? Apakah blog buat dibaca sendiri atau untuk dibagikan kepada orang lain? Apa untuk sekadar curhat? Atau agar bermanfaat buat banyak orang?

Terlepas dari pertanyaan di atas, saya cuma pengen kamu ikuti aturan saya pada poin ini. Kalau tidak setuju boleh diabaikan.

Bohong kalau blog itu akan kita baca sendiri. Kalau memang itu tujuannya, tulis di buku diary saja. Blog itu mau tidak mau kalau kita posting akan ada orang yang baca. Satu, dua, tiga orang, kalau kamu ngehits, yang baca bakalan banyak. Bisa ribuan per hari.

Kamu tidak harus menulis bagus dengan tambahan majas, pantun, atau bahasa asing yang sulit dimengerti orang awam. Cukup menulis yang "enak dibaca". Caranya? Sering-sering baca buku, baca tulisan orang, dan menulis. Tulisan pertama kedua ketiga keempat boleh berantakan, tulisan selanjutnya, plis belajar dari postingan sebelumnya dan bandingkan dengan orang lain yang kualitasnya lebih oke.

Belajarlah ilmu jurnalistik. Ada banyak ilmu yang bisa diambil tentang bagaimana cara menulis artikel budaya, politik, headline, feature, reportase, dan lain-lain. Pelajari juga bagaimana menyusun paragraf. Membuat kalimat yang menarik. Katakanlah tulisan di postingan ini tidak menarik. Kamu harus belajar dari postingan buruk ini. Harus lebih bagus.
Perhatikan juga ejaan, tanda titik, koma, petik, miring, kapital, dan lain-lain. Percayalah jadi blogger itu tulisannya harus menyentuh agar pembaca mau membaca sampai akhir. Kalau tidak, kamu gagal dalam tulisan itu!

2. Kudu bisa foto bagus dan punya aplikasi edit foto


Menulis saja apakah cukup? Huat? Bangga amat tulisannya bagus? Jangan lupa beri foto untuk setiap postinganmu. Tidak harus keren, yang penting bagus. Apa bedanya coba? Beda. Kalau keren itu standarnya seperti fotografer majalah-majalah itu.

Lalu foto bagus itu yang bagaimana? Kalau saya bilang sih tidak blur saja cukup. Sebenarnya kurang sih, tapi kadang kita memang terbatas pengetahuan untuk bidang lain. Tidak harus ahli, bisa aja sudah alhamdulillah kok.

Tapi bukan berarti sampai kiamat, kualitas foto kita begitu-begitu saja ya. Tingkatkan dong! Harus belajar fotografi. Minimal cari angle yabg unik agar foto mendukung postingan. Kalau tulisan cuma seuprit, satu foto cukup. Hm, kalau tulisanmu banyak, tarohlah minimal tiga foto. Kalau bisa tulisan dibuat per sub bab agar pembaca tidak bosan.


Kalau sudah bisa memotret bagus, editlah pakai aplikasi edit foto. Kalau kamu bekerja menggunakan smartphone, bisa install aplikasi di playstore. Kalau menggunakan PC, Photosop dan sejenisnya oke juga. Tampilkan foto terbaik untuk postinganmu. Jangan sampai pembaca bosan dan mengumpat setelah melihat fotomu. 

3. Punya cara pandang luas
Poin ini cukup kompleks. Cara pandang luas bisa diartikan berbeda, tapi buat saya, seorang blogger harus mampu meramu sesuatu hal yang biasa saja jadi luar biasa. Mulai dari cari angle yang tepat untuk membuat judul, memulai bercerita, dan lain-lain.



Ya misalnya saja kita ingin menuliskan tentang pohon mangga tentu jadi tantangan sendiri sih. Pohon mangga kan sudah umum? Apa yang ingin dibahas lagi?

Perlu cari hal unik. Riset dulu melalui Google. Adakah yang menarik? Bisa dilihat dari segi manfaat, morfologi tanaman, atau hal lain.

Nah pernah saya cari jurnal tahun terbaru tentang daun mangga. Ternyata daunnya bermanfaat untuk obat diare. Tinggal direbus dan diminum. Setelah itu bisa dikaji secara ilmiah melalui data yang ada. Lalu mungkin kamu mau bereksperimen sendiri saat diare. Mencoba menggunakan herbal itu apakah berhasil atau tidak lalu direview.

Bisa juga wawancara masyarakat tertentu mengenai kondisi sosial. Kita konsep terlebih dahulu riset kecil kita untuk kemudian ditindaklanjuti.

Tergantung fokus kamu ke arah mana. Kalau kuliner, bisa jalan-jalan ke restoran dan rumah makan mencoba jajanan ini itu lalu direview. Kalau event, sering-seringlah menghadiri acara, baik yang gratis, berbayar, atau yang dibayar. Review event sangat gampang karena data-data tersedia pada hari itu juga. Lalu kalau mau menulis, usahakan punya keunikan sendiri. Orang baca sesuatu untuk diambil manfaatnya. Kalau hanya liputan event ini itu, sebaiknya tulis pendek saja karena pembaca juga belum tentu mau baca sampai akhir. Cari angle yang tepat dan tariklah pengunjung lewat judul yang menarik.
Panjang banget kan prosesnya? Iya. Sudah susah, ribet pula.

4. Tahu ilmu html, statistik, SEO, dll
Begitu punya blog, mau tidak mau kita akan dihadapkan pada poin ini. Apakah hanya cukup daftar blog lalu menulis? Sesederhana itu? Tidak. Ribet banget! Kalau sudah berurusan dengan orang banyak dan fokus bekerja di blog, harus tahu ilmunya. Tidak bisa setelah menulis lalu kita tinggal begitu saja? Harus dishare ke berbagai grup, baik grup WhatsApp, Facebook, Line, Twitter, dan lain-lain. 



Kita harus ubah template blog sesuai karakter. Ada template blog yang harus beli dan ada yang gratis. Tak hanya asal upload template, kita kudu atur gadget yang ingin ditampilkan melalui kode html. Harus baca-baca lagi. Belum lagi harus melihat perkembangan blog melalui analisa yang tersedia di sana, juga membuat postingan yang gampang dicari di mesin pencarian.

Tidak cukup sampai di situ, harus ditolak berkali-kali adsense. Kalau pun diterima, masih harus belajar lagi ilmu marketing blog agar bisa mendapatkan penghasilan dari Google rutin tanpa harus bekerja di luar.

Mudah? Tidak!

5. Original
Semua harus original. Mulai dari ide, tulisan, sampai gambar. Kalau mengutip atau memakai gambar orang lain, berilah kredit. Itu sebagai bentuk penghargaan kepada yang pertama kali menulis atau pemotretnya. Ya kalau bisa apa yang kita tulis itu sesuatu hal yang baru, unik, atau unik dan kemanfaatannya bisa dirasakan banyak orang. Ya tidak harus selalu baru sih, toh hal umum kadang belum banyak yang menulis.



Diusahakan tidak copy paste karena akan berpengaruh pada tingkat kepercayaan pembaca. Lagipula kalau ketahuan pasti rate blog kita anjlok atau entahlah konsekuensinya apa. Saya belum pernah soalnya.

Apa menulis yang murni dari pemikiran sendiri itu mudah? Tidak! Butuh waktu, kadang mati gaya dan harus mengendapkan tulisan berhari-hari bahkan berbulan-bulan.

Tak hanya itu, setelah menulis perlu dibaca ulang, apakah ada typo atau kata-kata yang tidak layak. Kita bekerja sendiri lo, dari hilir sampai ke hulu. Terus kalau bekerja sama dengan perusahaan bahagia dibayar Rp50.000 per postingan? Kecuali kita sepakat dengan harga itu ya. Agensi dan pemegang usaha, please hargai jerih payah penulis yang benar-benar berjuang untuk meningkatkan kualitas diri dan tulisannya.

6. Pandai memilih diksi
Ini tidak mudah. Ini tidak mudah. Ini tidak mudah. Membuat tulisan panjang lebar dan mau dibaca sampai tuntas itu tidak mudah. Harus ada kesamaan "perasaan" dengan pembaca. Harus satu frekuensi. Jika tidak, kita tidak akan pernah dapat pembaca yang mau baca sampai akhir. Ya kecuali kalau cuma asal komentar. Jadi, kadang kamu jangan terlalu bahagia dengan banyaknya komentar di blogmu. Bisa saja itu formalitas saja seseorang untuk blogwalking balik. Sebagai ungkapan terimakasih karena sudah pernah membaca blognya atau agar kamu mau blogwalking kembali ke blognya.


Ribet ya? Emang.

7. Rajin menulis
Konsisten. Blogger harus konsisten. Tiap bulan minimal harus ada postingan. Tidak boleh kosong. Semakin rajin semakin bagus. Kalau bisa tidak hanya rajin, tapi artikelnya bisa diambil manfaatnya oleh orang lain. Jangan asal menulis review event yang isinya curhat begitu saja lalu selesai. Kalau pendek seperti artikel di majalah/surat kabar online sih tidak apa-apa, kalau panjang dan isinya sama saja yang hanya 500 kata, pasti kebanyakan malas membaca.



Tak hanya rajin menulis. Kudu rajin mengunjungu blog orang lain. Semakin rajin semakin baik. Hoam, sekali lagi jadi blogger tidak mudah. Kalau kamu ingin komentar di postinganmu banyak, harus rajin komen di tulisan orang lain. Kalau tidak, wassalam. Hidupmu ya hanya terombang-ambing di lautan.

8. Mengerti hak cipta
Ini apa ya? Saya ingin bercerita banyak tapi mendadak lupa. Ahaha.


Hak cipta dan hak kekayaan intelektual sepertinya sudah dijelaskan di beberapa poin di atas. Intinya kita tidak hanya asal menulis, tapi juga belajar apa saja yang boleh dan tidak boleh dipakai sembarangan. Untuk menghindari kejadian buruk suatu hari sih. Seperti kejadian plagiasi yang setiap waktu selalu marak dan selalu terjadi baik itu kasus kecil atau pun kasus yang dibesar-besarkan.

9. Pandai Mengambil Momen


Untuk blogger yang selalu ingin up to date kudu sering-sering cek apa yang sedang booming saat ini. Tidak peduli apa pun tulisannya, politik, budaya, pendidikan, kesehatan dan lain-lain. Kalau momennya pas puasa, pasti tulisan yang berhubungan dengan itu akan lebih banyak diminati. Apalagi kalau ada kamu mendapatkan golden moment, misalnya dapat kesempatan berharga berdiskusi dengan Presiden Jokowi.


Tetap saja butuh riset dan itu bukan pekerjaan mudah.

10. Harus bisa menghasilkan uang
Menghasilkan uang? Harus! Untuk apa kamu capek-capek belajar semua hal yang ada di atas kalau tidak bisa menghasilkan uang? Yakin deh, semua hal yang menjadikan blogger sekeren artis itu perlu bertahun-tahun belajar. Ada masanya kita sangat katrok untuk banyak hal, tapi jika digeluti dan dipelajari dengan baik, percayalah uang akan mudah datang dengan sendirinya. Katrok itu manusiawi. Jangan pernah malu bertanya pafa yang lebih senior. Kalau ditertawakan abaikan saja. Lihat beberapa tahun ke depan. Apakah yang menertawakanmu tanpa membantu akan lebih sukses dibandingkan kamu atau tidak.



Ya meskipun hal-hal yang saya sampaikan di atas itu tidak mudah, tetap saja kok menyenangkan kalau kita bahagia menjalaninya. Eniwei, tulisan ini juga bahan refleksi saya. Saya bukan ahli. Ya Allah, bahkan saya baru keterima adsense setelah berkali-kali ditolak dan sekarang saya mulai belajar tentang adsense, masuk ke grup adsense, dan lain-lain. Ya, namanya belajar. Mau tidak mau, suka tidak suka, tetap harus belajar.

Jadi kesimpulannya, menjadi blogger memang sangat gampang, tapi tidak semudah itu juga. Hehe... Semangat! (Uwan Urwan)

53 comments:

deddyhuang.com said...

ini ditulis berdasarkan kisah nyata dan fakta di lapangan :D

bener sih, udah nulis panjang tapi ga ada yang baca :( aku cedih..

aku suka kok karya fotomu uwa...

mama natara said...

Bener bgt nih mas jadi blogger itu sangat gampang tapi tidak semudah itu juga... :)
Banyak bgt yg nanya nanya pengen jadi blogger karena liat kok enak ya jadi blogger kesana kesini gratis dan dibayar pula... Padahal dibalik semua fasilitas itu ya ada mata mata lelah bergadang semaleman cuma buat nulis... Hehehe...

mama natara said...

Bener bgt nih mas jadi blogger itu sangat gampang tapi tidak semudah itu juga... :)
Banyak bgt yg nanya nanya pengen jadi blogger karena liat kok enak ya jadi blogger kesana kesini gratis dan dibayar pula... Padahal dibalik semua fasilitas itu ya ada mata mata lelah bergadang semaleman cuma buat nulis... Hehehe...

Munasya said...

Poin nomor 4 yang susah, belum bisa sampai sekarang. Kalau yang lain mungkin tergantung kebiasaan

Ikrom Zayn said...

Bagiku kok no 9 itu susah, Ada momen bagus to pas sibuk. Pas gak ngpa2in ga Ada momen ato ide lagi buntu
Ada yg Tanya juga ngeblog yg bagus gmn lha sy emang bingung
Ngeblog dan nulis itu rasa ia aku setuju bgt malah kyk seni. Itu kepuasan gak Ada yg bisa ngalahin

Novarina DW said...

Aku masih harus banyak belajar jadi benar-benar blogger. Semua poin di atas dari mas Lutfi masih dalam taraf belajar (pake banget), apalagi postingan di blog masih seperti curhatan belaka :(

Terimakasih sudah berbagi ilmu yang sangat bermanfaat :)

uwanurwan said...

ahaha iya kan kak.. ajdi blogger g gampang kannn.... pada prosesnya kita masih kudu berjuang sendiri... mikir ide, sampe promosi tulisan.. wkwkwk.. tp seru sih,,

uwanurwan said...

ahahahaha.. toss mbak...

pusing nulisnya dr mana pake foto apa.. Ya Allah ampuni hambaMu ini. hehehe

uwanurwan said...

iya.. aku punn gt mbak.. ahaha.. yak apa ya. baca baca pun g ngerti... mungkin butuh kursus yak...

uwanurwan said...

ahaha iya banget...... susah susah gampang. kadang cm bisa kebanyakan ngeluh. begitu ada ide.. mauditulis eh kok lagi ribet ya. akhirnya lupa. ampun dehhh

uwanurwan said...

ini aku juga curhat semua kak. ahaha.. santai aja kak. dinikmati.... yang penting kita hepi.. pembaca pasti akan ngerasain kalo kita tuh hepi ngeblognya

Jalan-Jalan KeNai said...

Jadi blogger tuh gambang. Tinggal bikin blog, gratis pula. Yang sulit adalah menjadi blogger yang serius. Untuk menjaga konsistensi aja banyak rintangannya. Belum lagi kalau bahas tentang kualitas konten, SEO, photo, dll :D

Wisnu Tri said...

dan saya yang baru sebagai newbie blogger pun hanya bisa mengiyakan dan mengangguk-anggukan kepala hehe

saya juga sering itu buntu ditengah jalan pas nulis sesuatu. eee pas udah selesai dan tak post, kemudian coba tak baca-baca lagi, kadang ngerasa tulisan ini kok masih kaku, alur sama diksinya aneh. yatapi, makin kesini makin paham juga sama tulisan yang enak dibaca itu seperti apa...intinya memang kudu banyak latian nulis & rajin BW :)

farida said...

hmm... yayayaya... setuju. masih terus belajar menjadi blogger berkualitas :)

Fitriana Adi said...

wah informasi menarik ini, apa lagi buat aku new blogger gini.Poin no 6 bener banget sih blogwalking sama aj kaya pengenalan blog kita ke blog lainnya, klo males untuk ngelakuin ini udh wassalam. tp btw aku masih agak bingung soal SEO 😂

Adi Jaya said...

Kata siapa jd blogger mudah kalo gak ada para guru dan mastah blog yang memberikan pengetahuan dan tutorial yang informative. Sulitnya dulu mengenal blog tanpe mencari tips2 yang ternyata sudah banyak bertebaran namun tdk mengerti dgn kata kunci yang diinginkan. Itu yang dibilang sulitnya ngeblog..ya admin.

uwanurwan said...

ahaha bener.. itu yang sulit. jd serius sesuai passion..bukan cumakarenaiklan... kalo banyak iklan sama aja kayak website berita..hehehe..g juga sih,. akulebay... cumakarakter blognya gak ketemu...

uwanurwan said...

iya bener...sama sih problemnya mas...aku juga gt.... mangkanya gak gampang jd blogger..kudu siap dicap ini itu kalo keliatan satu dua tiga kesalahannya. ahahahahah tapi semangat aja sih...

uwanurwan said...

semangattt

Ria AS said...

Dulu sih nulis suka-suka di blog. Baru tahun ini belajar agar bisa lebih serius di dunia blogging. Mulai belajar bikin konten,belajar fotografi sampai belajar SEO.Kadang melelahkan sih. Tapi lebih banyak senangnya karena memang aku punya passion di dunia menulis. Thanks for sharing !

Dewi Rieka said...

Aihh bikin blog mudah, merawatnya susah. Ternyata kerja blogger kompleks pisan yaa hihi baru nyadar #eh

uwanurwan said...

Bener banget kak... Bw itu... Menyusahkan tp bs belajar banyak dari situ....

uwanurwan said...

Hahaha bener kak... Jd blogger itu gak gampang.... Hoamm banyak ini ituuunya. Ahahah

uwanurwan said...

Hahaha bener banget kak.... Gila banget.. Jadi blogger kudu multitalenta... G bs sekadar suka nulis.... Jd kudu belajar lagi belajar lagi... Huhuhu

uwanurwan said...

Mending jadi wartawan kak. Wawancara nulis. Kelar. Ahahaha.... Jd blogger kadang bikin pusing kalo yg gak nikmatin.... Huhu.. Tp tetap semangat sih. Ahaha cemungudd kak

Normas Andi said...

Betul mas, semuanya butuh proses.. asal dikerjakan dengan sungguh2 insya Allah hasilnya akan bagus n bermanfaat...
Saya masih males2an ni buat nulis.. hehehe...

Mas Edy Masrur said...

Wiiih, mantap nih Mas. Saya bakal kasih link ini buat yg nanya gimana caranya jadi blogger haha

Yofangga said...

Dan yang paling susah dari semua poin di atas adalah KONSISTEN
Hwahaha, butuh usaha ekstra buat maksa diri sendiri rajin nulis
Kadang ngerasa bersalah juga si kalo lama ga update blog

Evi said...

Jadi blogger itu tugasnya rankap-rangkap. Mulai dari Cari Ide untuk tulisan, ambil foto dan edit, menulis dan edit, upload lalu periksa Taipo. Sungguh butuh sebuah kesabaran. Kadang untuk 1 pos membutuhkan Berapa hari sampai 1 minggu. Tapi kalau sudah hobi mau diapain lagi :)

uwanurwan said...

Hih sama mas... Gak pernah ikutan event blogger bikin males nulis.. Padahal bahan yang mau dutulis banyak banget.

Fajrin Herris said...

Ah aku yg ini Kak Uwan gagal ��

Konsisten yg susah banget aku pertahankan.

Matius Teguh Nugroho said...

Jadi inget pertanyaan salah satu rekan di komunitas traveler, "Mat, gimana caranya supaya tulisan bisa masuk Google?"
Yang mana dia baru mulai mulai ngeblog.

Well, blogging (apalagi travel blogging) is not that easy. It takes time supaya tulisan kita masuk jajaran laman hasil pencarian Google. Blogger harus rutin menulis (berkorban tenaga, waktu, dan pikiran) untuk terus menulis. Dan untuk terus menulis, blogger butuh koneksi internet (pengorbanan biaya). Travel blogger lebih lagi, butuh waktu, biaya, dan tenaga buat traveling. Hahaha.

Johanes Anggoro said...

Kalo dijabarkan memang susah ya? Tp kembali ke masing2 sih, beneran niat jd blogger apa engga. Kalo diniatin dengan senang hati ya bakal jd hobi baru, misalnya buat yg belum hobi ngeblog tp pengen ngeblog.

Dee - HDR said...

Kalo mau mulai ngeblog gampang sih, yang susah itu konsisten bikin konten berkualitas :)

uwanurwan said...

Ahaha boleh boleh mas... Makin senang rasanya. Wkwk

uwanurwan said...

Nah iya itu banget mas... Konsisten itu ibarat mau ibadah... Berat bangt

uwanurwan said...

Iya bener kak.. Berat rasanya ngerjain semua jadi satu. Tapi kalo udah hobi ya gmn lagi. Malah jadi seru kalo belajar dan berhasil... Hehe

uwanurwan said...

Sama kak. Hiksss

uwanurwan said...

Kalo ngeliat betapa besar pengorbanannya rasanya males banget jadi blogger mas.. Tp begitu ada banayk orang baca dan mengapresiasi itu bahagianya.... Udah ngebayar semua pengorbanan yg pernah dilalui.. Hihi

uwanurwan said...

Iya bener mas.. Kalo g niat ya percuma sih.. Mau sampek berbusa orang ngejelasin ya wasalam... Jadi ilmu g bermanfaat

uwanurwan said...

Bener kak... Konten yg berkualitas aja aku masih bgg.. Apakah tulisanku berkualitas? Apa udah bagus ? Dll.. Tp akhrnya yaweslah. Yg penting udah nulis.... Toh biasanya kalo salah salah, komentator lbh jeli

Nur Terbit said...

Wah, menarik nih artikelnya mas Uwan. Saya sendiri cuma ikut arus aja, ikut mengalir kebetulan memang senang menulis karena pernah hidup di koran cetak, lingkungan yang setiap hari menulis dan menulis (berita dan artikel).

Dari ulasanmu tentang dunia blog dan blogger, saya tertarik pada point 10, blog menghasilkan uang. Yang ini perlu saya pelajari dari Mas Uwan. Beberapa kali saya terima email menawarkan tulisan untuk dimuat di blog saya, tulisan dan foto disiapkan oleh mereka. Tapi saya sedih, satu tulisan postingan cuma mau dibayar Rp.50.000 dengan banyak aturan harus di-link tulisannya keman-mana. Oh sedih aku, cuma dihargai senilai pembelian paket internet 1 GB, artinya ngasihnya satu macem tapi mintanya banyak macem hahaha.... bagi dong rahasianya agar blog bisa menghasilkan uang....Terima kasih, salam

Nusantara Adhiyaksa said...

luar biasa, terimakasih sudah mau berbagi ilmu sangat bermanfaat nih ....
semoga saya juga bisa lanjut bikin blog sendiri yang bagus kayak ini

Vika said...

Hmmm..susah2 gampang, Tapi intinya menulis saja.. sampai kemana pena pun berlabuh. Satu satunya cara utk pandai menulis (nge-blog) adalah terus menulis. Nanti dari sana kita akan belajar sendiri...

uwanurwan said...

ahahah Bukannya Om kenalannya banyakya blogger senior? aku mah suka dapet dari mereka kok. wkwkwkwk


kalo 50rb tolak aja om. kebangetan emang itu.. paling sedih lagi ini ada yg nawarin jasa menulis, dia ngasih harga 5rb per 300 kata. sedih., dia makan apaan yak

uwanurwan said...

terimakasih sudah berkunjung mas. semoga bermanfaat

uwanurwan said...

setuju.... yang penting happy. kalo hepi mau susah kek apa pasti bahagia kokk terbebani

Fajar Muhammad Subchan said...

Bisa dan mau menulis itu berkah. Mau menulis dan mempublikasikan ke dalam blog itu bentuk konkret sumbang sih bagi pengetahuan. Tipsnya menarik dan juga bukan awang-awang

Haryadi Yansyah said...

Jadi blogger emang mudah. Segampang bikin akun di sosmed hahaha. Tapi ngebangun, ngejaga dan berusaha untuk jadi blogger yang baik itu yang syusyeeeh. Konsisten pun bisa jadi momok tersendiri :D

omnduut.com

Arief Rachman said...

Memang tidak mudah jadi Blogger. Terima kasih reminder nya. Kadang suka terhanyut dalam arus rutinitas. Buat saya yg Penting menulis it harus menyenangkan, keluar bgt dari hati. Thanks reminder nya sekali lagi.

Rustam Efendi said...

Terimakasih infonya Mas, jadi blogger itu gampang, tetapi jadi blogger profesional itu sulit dan butuh perjuangan. Salam kenal mas.

Lady Mia said...

KABAR BAIK!!!

Nama saya Aris Mia, saya ingin menggunakan media ini untuk mengingatkan semua pencari pinjaman sangat berhati-hati, karena ada penipuan di mana-mana, mereka akan mengirim dokumen perjanjian palsu untuk Anda dan mereka akan mengatakan tidak ada pembayaran dimuka, tetapi mereka adalah orang-orang iseng, karena mereka kemudian akan meminta untuk pembayaran biaya lisensi dan biaya transfer, sehingga hati-hati dari mereka penipuan Perusahaan Pinjaman.

Beberapa bulan yang lalu saya tegang finansial dan putus asa, saya telah tertipu oleh beberapa pemberi pinjaman online. Saya hampir kehilangan harapan sampai Tuhan digunakan teman saya yang merujuk saya ke pemberi pinjaman sangat handal disebut Ibu Cynthia, yang meminjamkan pinjaman tanpa jaminan dari Rp800,000,000 (800 juta) dalam waktu kurang dari 24 jam tanpa tekanan atau stres dan tingkat bunga hanya 2%.

Saya sangat terkejut ketika saya memeriksa saldo rekening bank saya dan menemukan bahwa jumlah yang saya diterapkan, telah dikirim langsung ke rekening bank saya tanpa penundaan.

Karena saya berjanji bahwa saya akan membagikan kabar baik, sehingga orang bisa mendapatkan pinjaman mudah tanpa stres. Jadi, jika Anda membutuhkan pinjaman apapun, silahkan menghubungi dia melalui email nyata: cynthiajohnsonloancompany@gmail.com dan oleh kasih karunia Allah ia tidak akan pernah mengecewakan Anda dalam mendapatkan pinjaman jika Anda menuruti perintahnya.

Anda juga dapat menghubungi saya di email saya: ladymia383@gmail.com dan Sety yang memperkenalkan dan bercerita tentang Ibu Cynthia, dia juga mendapat pinjaman baru dari Ibu Cynthia, Anda juga dapat menghubungi dia melalui email-nya: arissetymin@gmail.com sekarang, semua akan saya lakukan adalah mencoba untuk memenuhi pembayaran pinjaman saya bahwa saya kirim langsung ke rekening mereka bulanan.

Sebuah kata yang cukup untuk bijaksana.

Keluarga Biru said...

Iyaap emang bener jadi blogger itu nggak mudah namun sayangnya orang hanya melihat hasilnya tanpa mau liat prosesnya, bisa dapat uang-diundang sana-sini.
Salam kenal Mas dari Malang.