Skip to main content

Posts

Program Literasi Keuangan dari Prudential Indonesia Jangkau 27.000 Perempuan

Data Kementerian Koperasi dan UKM tahun 2015 sebutkan bahwa ada 52 juta pelaku UKM dan 60% dijalankan oleh perempuan. Bisnis yang dijalankan biasanya seputar makanan, kerajinan, dan pakaian. Data selanjutnya dari Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan tahun 2016 oleh OJK mengatakan bahwa kurang dari 30% orang Indonesia yang melek keuangan. Artinya, tingkat pemahaman masyarakat Indonesia terhadap berbagai produk dan jasa keuangan masih cukup rendah. Namun, sedihnya tingkat literasi keuangan perempuan hanya 25,5%, jauh lebih rendah dibandingkan pria yang sudah 33,2%. Angka tersebut termasuk meningkat jika dibandingkan dengan tiga tahun sebelumnya. Tahun 2013, pemahaman keuangan perempuan hanya sebesar 18,84% dan laki-laki sebesar 24,87%. Namun untuk penggunaan uang secara tepat, perempuan dinilai lebih bisa paham ketimbang laki-laki. Sedangkan dari sisi pemahaman produk perbankan, laki-laki lebih banyak paham tentang itu dibandingkan laki-laki. Jika dibandingkan

Aneka Jajanan Pedas Disediakan Khusus Buat Kamu di Pucuk Coolinary X Big Bang 2018

Masih ingat dengan kemeriahan Jakarta Fair 2018 yang sudah berlangsung di Jiexpo, Kemayoran. Saya masih ingat dong, soalnya beberapa kali ke sana dan harus berdesak-desakan dengan orang lain, juga harus mupeng ingin beli ini itu yang pada akhirnya tidak jadi beli juga karena terlalu banyak pilihan. Haha... Waktu itu Jakarta Fair 2018 diselenggarakan bertepatan dengan puasa sampai lebaran. Beragam diskon menarik dari berbagai produk, mulai dari pakaian, barang elektronik, smartphone , perlengkapan rumah tangga, beragam makanan sekaligus minuman, dan banyak hiburan menarik. Kulineran akhir tahun Mendekati pergantian tahun 2019, beragam acara dari satu tempat ke tempat lain digelar, termasuk festival kuliner megah yang diadakan di tempat yang sama dengan diselenggarakannya Jakarta Fair 2018 kemarin, yaitu Pucuk Coolinary X Big Bang 2018 . Festival kuliner sejenis ternyata sudah pernah diadakan di Malang dan di Bandung yang berhasil datangkan lebih dari 13.000 pengunju

Victor Wirawan Dorong Masyarakat Gunakan Energi Terbarukan

Tak ada yang salah dengan mimpi, yang salah adalah punya cita-cita tapi tidak melakukan apa pun untuk meraihnya. Hal di atas sejalan dengan mimpi-mimpi kita yang selalu ingin segalanya terlihat baik-baik saja, udara bersih, tidak macet, tidak ada polusi, sumber daya selalu ada, punya karir yang bagus, bahan makanan selalu sehat, tubuh prima sepanjang hari, dan lain-lain. Dari sebagian besar mimpi yang kita inginkan jika tidak ada pergerakan, kehidupan kita akan biasa-biasa saja, berjalan seperti biasanya, mungkin akan tetap melarat dan dikelilingi oleh pencemaran. Slogan-slogan di papan pengumuman sampai di media sosial dielu-elukan, “Jangan buang sampah sembarangan!”, “”Hemat energi!”, “Hentikan eksploitasi hutan!”, “Bahan bakar fosil tingkatkan emisi gas rumah kaca!”, dan lain-lain. Memang banyak orang yang lantang suarakan kepedulian terhadap lingkungan, tapi tidak semua dari mereka mau bergerak lebih keras lagi untuk menciptakan itu semua (termasuk saya). Sebagian memi