Skip to main content

Posts

Showing posts with the label lingkungan

Kisah Sang Ilustrator dan Cintanya pada Lautan!

Terkadang, hidup membawa kita ke arah yang tak terduga, seperti panggilan takdir yang menghampiri. Begitulah yang aku rasakan suatu hari ketika menemukan postingan di Instagram yang meminta pengiriman ilustrasi monster gurita untuk buku kedua dari seri "The Mogus Colony". Namun, setiap pengirim harus menciptakan versi gurita yang unik. Meskipun aku selalu suka menggambar, namun melangkah ke dunia ilustrasi terasa menakutkan. Aku bingung, bagaimana seharusnya aku menggambar seekor gurita? Namun, tiba-tiba ide itu muncul. Aku membayangkan seekor gurita dengan mata hitam seperti panda dan tentakel pendek berwarna merah. Dan untuk latar belakangnya? Aku tahu aku harus menangkap atmosfer kedalaman lautan. Jadi, aku mencari referensi di internet, menyerap bentuk dan warna dunia bawah laut. Dengan kertas dan cat poster (sahabat setiaku dalam dunia seni, karena aku memang tak pandai menggunakan cat air), aku mulai merangkai visi ini menjadi kenyataan. Terpilih di Tengah Bintang-Binta

Membuang Kulit Nanasmu? Berhenti Sekarang dan Buatlah Tepache!

Apakah kamu pernah memikirkan betapa banyak sampah organik yang dihasilkan dari buah-buahan yang kita konsumsi sehari-hari? Salah satu contohnya adalah kulit nanas. Namun, tahukah kamu bahwa kulit nanas yang biasanya dibuang bisa diubah menjadi minuman sehat dan menyegarkan yang disebut Tepache? Eksperimen Pribadi: Ceritaku dengan Tepache Aku adalah orang yang senang bereksperimen. Suatu hari, aku menemukan sebuah video di TikTok tentang fermentasi kulit nanas untuk membuat Tepache, minuman tradisional dari Mexico. Tanpa ragu, aku mencoba untuk mempraktikkan ide tersebut. Meskipun resep yang aku temukan beragam, intinya tetap sama: kulit nanas, gula, dan air. Resep Tepache yang Simpel Namun Menggugah Selera Resep Tepache memang tidak memiliki standar yang baku, namun perbandingan umumnya adalah 3 bagian kulit nanas untuk 1 bagian gula. Sebagai contoh, kamu bisa menggunakan 300 gram kulit nanas dan 100 gram gula untuk 500 ml air. Sayangnya aku tak menemukan lagi akun yang kujadikan pato

Misteri Kehidupan: Pesan Mendalam dari Alam

Dalam perjalanan kecil di sekitar rumah, aku menemukan sebuah keajaiban tersembunyi di antara hijaunya alam. Di tengah semak-semak dan sawah yang luas, aku menemukan sebuah bunga Widuri yang kering di antara sekumpulan bunga yang segar dan bermekaran, menghadirkan refleksi mendalam tentang kehidupan. Momen Kehidupan dan Kematian: Pelajaran dari Bunga yang Mengering Bagian tanaman bunga Widuri yang dikerumuni hama juga merupakan bentuk pengorbanan yang secara alami terjadi di alam Saat menyaksikan bunga yang kering itu, aku teringat akan pelajaran biologi masa kuliah, di mana aku belajar tentang siklus sel dalam tubuh manusia. Seperti halnya bunga yang kering itu, sel-sel dalam tubuh kita juga mati dan berganti dengan yang baru. Sebuah peringatan akan siklus kehidupan yang tak terelakkan. Di dalam tubuh kita pun melakukannya. Sel kita pun ada yang rusak atau mati. Mati karena memang sudah seharusnya begitu karena harus diganti sel baru. Tiap sel dalam tubuh punya umur masing-masing. Sel

Bukan Sekadar Tanaman Pendek, Ini Fakta Menarik tentang Rumput

Pernahkah kamu merasa ingin menyela saat orang-orang dengan semangat membicarakan rumput, tapi sebenarnya mereka keliru? Aku juga sering mengalaminya. Entah itu di acara kumpul-kumpul atau bahkan dalam challenge fotografi, banyak yang keliru menyebut tanaman yang sebenarnya bukan rumput sebagai rumput. Awalnya, aku punya kebiasaan untuk memberi tahu mereka kesalahan itu, tapi lama-lama aku menyadari bahwa bisa jadi itu akan mengganggu kebersamaan. Aku lebih suka berbagi cerita di sini, sebagai seseorang yang belajar tentang biologi. Tidak semua tanaman kerdil yang tumbuh di atas tanah itu rumput  Rumput Tidak Selalu Kecil Tebu bisa tumbuh setinggi 8 m Percaya atau tidak, tidak semua rumput itu kecil dan tak terlihat. Jangan sampai terjebak dalam asumsi bahwa semua rumput selalu rendah dan tidak berarti. Ada beberapa jenis rumput yang bisa tumbuh besar dan mengagumkan. Misalnya, tebu, bambu, atau bahkan sorgum. Mereka adalah contoh nyata bahwa rumput bisa memiliki ukuran yang mengejutka

Ubah Kebiasaan! Makan Mangga Sekulitnya untuk Zero Waste & Kesehatan

Seberapa sering kamu membuang kulit mangga setelah menikmati dagingnya? Aku dulu melakukan hal yang sama, hingga suatu hari, aku menemukan rahasia tersembunyi di balik kebiasaan tersebut. Siapa sangka, kulit mangga yang selama ini kita abaikan, ternyata memiliki potensi besar untuk meningkatkan kesehatan dan mengurangi sampah! Terungkap: Manfaat Kulit Mangga yang Luar Biasa Tahukah kamu bahwa kulit mangga mengandung nutrisi penting yang sayang untuk dilewatkan begitu saja? Penelitian telah membuktikan bahwa kulit mangga mengandung serat, antioksidan, dan nutrisi lainnya yang bermanfaat untuk kesehatan tubuh. Jadi, sebelum kamu membuang kulit mangga, pikirkan kembali! Pengalaman Pribadi: Transformasi dari Pembuang Kulit Mangga menjadi Pemakannya! Makan mangga sekulitnya, tidak seburuk itu kok Aku dulu termasuk orang yang selalu membuang kulit mangga setelah menikmati dagingnya. Namun, sejak menemukan keajaiban kulit mangga, aku mulai mempertimbangkan ulang kebiasaan tersebut. Rasanya se

Rahasia Kelam Sampah di Pesisir Panarukan, Situbondo

Sampah di pesisir Panarukan, Situbondo: Bukti kelalaian manusia dan pemerintah yang tak kunjung usai. Mengintip Realita Mencekam di Pesisir Panarukan: Sampah Tak Terbendung Bersatu dengan Pasir Pantai Aku masih tergugu dalam angin sepoi-sepoi di dermaga pesisir Panarukan di dekat Tempat Pelelangan Ikan. Namun, tak diduga, mataku tersentak oleh aksi seorang anak yang nekat membuang sampah ke laut. Anak itu, seorang remaja SMP dengan tenangnya mengambil karung kecil dari motornya dan dengan sembrono melemparkannya ke laut. Dalam aksinya, ada popok bekas bayi yang terjatuh di jalan. Ia mengambilnya dengan tangan kosong lalu melemparkannya kembali ke laut. Wajahnya tampak lega karena dalam pikiranku, ia telah menyingkirkan satu karung kecil kotoran dari rumahnya. Beberapa detik kemudian, tatapan kami bertemu, namun ia tak tergoyahkan. Mungkin memang sudah terlalu lekat budaya buang sampah sembarangan di sini. Yang kulihat itu baru satu orang penyumbang sampah plastik di laut. Belum puluhan

Terinspirasi Alam Situbondo: Kisah Jefribagusp dan Soundtrack Epiknya untuk Film Lokal Jagaditta

Menantimu di suatu tempat di Situbondo, terbaringlah keindahan yang tak terucapkan. Itulah yang aku rasakan ketika mencoba meresapi film pendek Jagaditta. Namun, ada satu elemen yang mampu menjadikan pengalaman itu lebih mendalam: Lagu Alam yang membelai jiwa, diciptakan oleh musisi muda Situbondo yang bernama Jefribagusp. Kredit: Jefribagusp Pesona Film Lokal Jagaditta Film pendek Jagaditta adalah film bernuansa alam yang dibumbui puisi yang mendayu-dayu. Meski film itu secara visual tampak amatir, tetapi pesan yang ada di dalamnya sangat dalam dan juga mengajak aku merenung tentang keberadaanku di dalam alam ini. Dan saat melangkah lebih dalam, aku menemukan kekuatan luar biasa dari setiap nada yang dipetik oleh Jefribagusp dalam soundtrack-nya. Film pendek Jagaditta adalah film bertema alam yang disutradarai oleh Uwan Urwan. Film ini berkisah tentang seorang pemuda yang kembali ke kampung halamannya di Situbondo, Jawa Timur. Di sana, ia menyaksikan keindahan alam yang masih alami,

Eksplorasi Alam Situbondo Membawa Film Jagaditta Sukses di Debutnya!

Aku, yang selalu terpesona oleh keindahan lewat wisata alam Situbondo, membagikan petualanganku lewat film pendek Jagaditta. Dari hutan yang rimbun, bukit nan megah, hingga pantai yang memukau, aku menjadikan alam sebagai panggung utama. Setelah lama merantau di ibukota, kembali ke tanah kelahiran membuatku semakin terpukau dengan keberagaman makhluk hidup yang perlu kita jaga. Wisata alam Situbondo masih banyak yang belum terjamah turis Film pendek Jagaditta, yang lahir dari postingan-potretku di Instagram @uwanurwan, menggambarkan perjalananku menemukan keindahan alam Situbondo. Namun, tidak semua tempat yang kujelajahi tetap asri; beberapa sudah berubah menjadi perumahan. Poster film pendek Jagaditta  Rilisnya film Jagaditta di Kompasianival 2022 menjadi awal yang mengejutkan. Kemudian, terima apresiasi dan masuk nominasi aktor terbaik di BRIEFF tahun 2022 membuatku merasa takjub. Meski tidak menang, kesuksesan ini di Festival Film Jember (UNEFF) dengan penghargaan kategori Gati Jem