Ternyata Like Instagram Artis Kurang Dari 2%

HALOOOOO, apa kabar? Senang banget rasanya kalau mulai bahasan yang satu ini: Instagram. Saya merasa asyik sekali pelajari platform yang satu ini. Makin dipelajari makin banyak yang tidak dimengerti. Misalnya, kenapa jumlah like di postingan saya tidak pernah sampai 10% dari jumlah followers ya? Apalagi 50%? Rasanya kalau sampai sejumlah itu saya harus koprol dari puncak Gunung Himalaya sampai Gunung Argopuro di Situbondo. Halah, lebay!

Harusnya sih saya sudah mulai pakai jasa promote di Instagram agar jumlah like dan komennya banyak. Sementara ini karena belum terlalu mendesak, saya pakai manual saja. Eniwei, penasaran tidak sih dengan, “Kok jumlah like di postiganku segitu ya, berkisar 1-3% dari jumlah followers?

Kamu pasti juga mengalami hal yang sama. Iya, kalau kita senasib, tidak promote postingan di Instagram, tidak populer, tidak bayar orang untuk promosi akun kita, dan lain-lain.

Hem, baiklah. Lupakan sejenak siapa kita dan kenapa orang lain lebih bisa punya banyak like ketimbang kamu. Saya akan mulai pelajari dari akun-akun artis. Berhubung jumlah followers mereka sudah di atas rata-rata, dan saya yakin artis tidak perlu beli followers dan likes, meski kemungkinan itu ada. Saya akan mencoba analisis dengan rumusan masalah seperti ini
  1. Bagaimana persentase jumlah likes dibandingkan dengan jumlah followers beberapa artis dengan akun saya (@uwanurwan dan @uwans_art)?
  2. Apakah ada kesamaan persentase jumlah likes dibandingkan dengan jumlah followers beberapa artis dengan akun saya (@uwanurwan dan @uwans_art)?
Metodenya seperti ini, saya akan merekam enam postingan mulai dari urutan keempat terbaru dari lima artis dengan followers terbanyak di Indonesia, yaitu @ayutingting92, @raffinagita1717, @princessyahrini, @laudyacynthiabella, dan @prillylatuconsina96. Untuk dua akun Instagram saya tentu akan dilakukan metode yang sama.







Analisa ini direkam pada 28 September 2017, jika ada perubahan persentase itu diakibatkan karena waktunya berbeda, tentu saja. Mood orang bisa berbeda dan karena adanya arus deras gosip melanda, bisa jadi jumlah dan persentasenya meluncur naik atau turun. Saya tidak akan mengambil sampel jumlah komentarnya karena kebanyakan hanya spam belaka.



Dari enam postingan tersebut, jumlah likenya akan ditotal dan diambil rata-ratanya. Kemudian akan dihitung persentasenya lalu dibandingkan. Penasaran? Langsung simak hasil berikut.

Perbandingan jumlah followers enam akun Instagram


Grafik perbandingan di atas sebenarnya kurang bagaimana begitu. Jika saya cuma ambil lima akun artis tersebut akan lebih baik. Kebetulan jumlah followers dan like dua akun saya sangat jauh bila dibandingkan dengan kelima artis tersebut. Hehe.. Pada gambar di atas, ternyata setelah diambil rata-rata jumlah likenya dari enam postingan, @laudyacynthiabella menduduki peringkat teratas jumlah like terbanyak dan terstabil. Bisa dilihat dari screenshoot postingannya. Meski @ayutingting92 jumlah followersnya paling banyak, ternyata tidak seiring dengan banyaknya jumlah like. Setelah @laudyacynthiabella disusul akun @prillylatuconsina96,  @raffinagita1717, @princessyahrini, lalu @ayutingting92. Kamu bisa abaikan akun saya.


Grafik ini memberikan kabar bahagia buat kamu yang juga senasib dengan saya (jumlah followers dan likes tidak sebarapa) ternyata kedua akun saya persentase jumlah like dibandingkan jumlah followersnya lebih tinggi. Paling tinggi akun @uwans_art yang jumlah followersnya hanya 1817, yaitu sebesar 6,71% disusul kemudian akun @uwanurwan sebesar 3,17%. Sementara akun-akun populer jumlah likenya tidak sampai 2% dari jumlah followersnya. Tetap akun @ayutingting92 mempunyai presentase paling kecil dibandingkan akun lain.

Parameter yang saya gunakan hanya persentase jumlah like, bukan hal lain, misalnya tingkat kepercayaan perusahaan untuk menggunakan jasa endorsment/paid promote terhadap akun-akun tersebut. Saya hanya ingin mengabarkan bahwa untuk akun-akun yang followersnya tidak jauh-jauh dari akun @uwanurwan dan @uwans_art tidak perlu risau tentang jumlah like di tiap postingan. Presentase jumlah like akunmu bisa saja mencapai 30%, tapi jika memang hanya 1-3% itu wajar adanya. Yang diperlukan selanjutnya adalah menambah followers organik. Sebab followers organik sangat membantu branding diri dan mendatangkan income tambahan. Tentu saja kamu harus punya karakter untuk postinganmu, sehingga klien yang ingin bekerjasama denganmu tepat sasaran, sesuai passion dan kamu bisa bahagia dengan itu. (Uwan Urwan)

21 comments:

Nita Lana Faera said...

Kalau saya average-nya kurang lebih 5 persen, yg penting time posting (pagi dan malam) dan hestek segambreng, hahah... Karena memang postingnya 99 persen foto (pamer) makanan dan 1 persen pajang muka mumpung lagi ga buluk, jadi followernya memang sesama akun pamer masakan juga. Kalau pakai yg bayar2 saya belum pernah, ga punya duit, hahah...

uwanurwan said...

Aku pun masih eman duitnya kak. Blm urgen bgt juga. Wkwkwk..

Ella fitria said...

Waw, masuk akal sip.. Makasih sharingnyašŸ˜‚

phadli antonio said...

jadi mikir, tidak semua pengguna instagram memakainya sepanjang waktu kan? Jadi pantes aja likenya sedikit

Tanti Amelia said...

Iya saya pernah pakai jasa likes tapi lama lama kok aneh.. Akhirnya manual aja

uni dzalika said...

beraat bandingannya samaartis, next post atar blogger dong kak, dibikin statistik kayak begitu hhehe

uwanurwan said...

Hehehe sama sama kak. Makasih dah mampir

uwanurwan said...

Iya kak... G mngkn juga 24jam mantengin ige. Bisa sakit mata. Wkwkwk

uwanurwan said...

Kalo mau beli like mending yg wajar2 aja belinya mb tan.... Disesuaikan dg jumlah followers biar gak jomplang

uwanurwan said...

Waduh.. Kaga berani.... Ahahaha

Ariefpokto said...

Followers organic ituh penting karena asli ngikutin secara tulus. Kalau saya ga pernah risau dengan jumlah like. Mungkin aja mereka cuman Senang liat, ga sempet ngelike. Yang Penting Kita happy berinstagram, tanpa khawatir likes atau followers kurang. Hebat ih bikin hitungan kayak gini. Rajiin

Ang Leonard Anthony said...

Saya sependapat dengan semakin banyak jumlah followers, engagement juga semakin kecil. Jadi memang jumlah followers ga bs jadi patokan baik tidaknya satu akun, apalagi skrg banyak beli followers dan beli like kan...Kak ikut koprol di Himalaya dong

travelovertravelogue said...

duh.. jarang pake ig.. hehehe...

Evi Indrawanto said...

Ya jumlah like di instagram-nya aku juga cuma 1 sampai 2% dari jumlah follower. Sepertinya Instagram mengatur Waskita yang akan muncul di follower, nggak usah terlalu banyak biar kita ngiklan hehehe

Matius Teguh Nugroho said...

Jumlah like-ku biasanya 10%, mas. Kalau di bawah itu, berarti fotonya nggak bagus. Jujur aku heran sama travel blogger yang fotonya gitu doang tapi follower-nya ribuan haha.

Nurliana Novi said...

Hari baik untuk semua warga negara Indonesia dan juga seluruh ASIA, nama saya adalah Ibu Nurliana Novi, saya ingin membagikan kesaksian hidup saya di sini mengenai platform ini untuk semua warga negara Indonesia dan seluruh asia untuk berhati-hati dengan pemberi pinjaman di internet, Allah telah mendukung saya melalui ibu Nyonya Elina yang baik

 Setelah beberapa lama mencoba mendapatkan pinjaman dari lembaga keuangan, dan terus menolak, saya memutuskan untuk mendaftar melalui pinjaman online tapi saya menipu dan kehilangan Rp 15.000.000 dengan pinjaman pinjaman yang berbeda.

Saya menjadi sangat putus asa dalam mendapatkan pinjaman, jadi saya berdiskusi dengan seorang teman saya yang kemudian mengenalkan saya kepada Nyonya Elina, pemilik perusahaan pinjaman global, jadi teman saya meminta saya untuk melamar dari Ibu Elina, jadi saya mengumpulkan keberanian dan menghubungi Mrs. Elina.

Saya mengajukan pinjaman sebesar Rp500.000.000 dengan tingkat bunga 2%, sehingga pinjaman tersebut disetujui dengan mudah tanpa tekanan dan semua pengaturan dilakukan atas pengalihan kredit, karena tidak memerlukan jaminan dan jaminan pinjaman. Transfer saya hanya diberitahu untuk mendapatkan sertifikat perjanjian lisensi aplikasi Mereka untuk mentransfer kredit saya dan dalam waktu kurang dari dua jam uang pinjaman telah dimasukkan ke rekening bank saya.

Saya pikir itu adalah lelucon sampai saya menerima telepon dari bank saya sehingga akun saya dikreditkan sebesar Rp500.000.000. Saya sangat senang bahwa ALLAH akhirnya menjawab doaku dengan memesan pinjaman saya dengan pinjaman awal saya, yang telah memberi saya keinginan hati saya.


Mereka juga memiliki tim ahli yang akan memberi tahu Anda tentang jenis bisnis yang ingin Anda investasikan dan bagaimana menginvestasikan uang Anda, sehingga Anda tidak akan pernah bangkrut lagi dalam hidup Anda.


Semoga ALLAH memberkati Ibu Elina karena telah membuat hidup saya mudah, jadi saya menyarankan siapapun yang tertarik untuk mendapatkan pinjaman agar dapat menghubungi Ibu Elina melalui email: elinajohnson22@gmail.com untuk pinjaman Anda

Akhirnya saya ingin mengucapkan terima kasih untuk meluangkan waktu untuk membaca kesaksian tentang hidup sejati saya tentang kesuksesan saya dan saya berdoa kepada Tuhan untuk melakukan kehendak-Nya dalam hidup Anda.
Satu lagi nama saya adalah mrs nurliana novi, Anda bisa menghubungi saya untuk informasi lebih lanjut melalui email saya: nurliananovi96@gmail.com

deddyhuang.com said...

super banget kamu bisa analisa kayak gini.. gak sabaran nunggu postingan berikutnya uwa...

Vika said...

Untungnya saya gak terlalu mikirin like...
hahahhaa

Dee Rahma said...

Super banget postingannya dibikin analisa begini. Ditunggu kak postingan selanjutnya!

Cheers,
Dee - heydeerahma.com

Farid Nugroho said...

Berhubung follower saya ga banyak, jadi yg nge-like ya itu-itu aja, hahaha...

Saya ga mengkomersialkan instagram sih, jadi postingan ya gitu-gitu aja. Ah yang penting followernya manusia, bukan robot apalagi setan :D

Salam kenal dari Jogja

herva yulyanti said...

Rajin banget sampe bikin analisa yang beginian :D mantap lanjutkan dan like n comment IG saya pun masih belum 1% kali wkwkwkk