Pakai ArdhCloud untuk Stabilkan Website


Tahun sudah berganti nih. Harus ada harapan-harapan terkini demi mencapai cita-cita lebih cepat. Saya sudah membuat list pekerjaan dan target tahun ini. Tak seperti tahun sebelumnya yang masih berupa harapan dan sedikit pergerakan. Tahun ini harus lebih giat bekerja. Yah, sebagai freelance saya memang dituntut buat memangkas malas. Jika bekerja kantoran targetnya jelas dan kudu selesai dalam jangka waktu tertentu, tetapi untuk orang yang bebas seperti saya tak ada taget jelas. Saya baru akan mendapatkan hasil jika mau bekerja dengan baik.

Ini adalah postingan kedua setelah postingan berjudul Beberapa Karakter Pengguna Instagram. Termasuk masih malas sih untuk menulis, padahal ada jenjang waktu beberapa hari terbuang yang seharusnya digunakan untuk menulis di sini. Meski pencapaiannya sudah lumayan sih. Jika dibandingkan dengan dua tahun lalu, blog ini penuh sarang laba-laba. Nyaris tak tersentuh. Pada postingan ini sih saya mau curhat ya. Lagi belajar tentang domain dan hosting. Harap mahfum, sebelumnya hanya asal buat blog untuk menuangkan kegelisahan dalam pikiran. 

Domain dan hosting adalah bahasa paling rumit sih untuk dipahami. Beberapa kali dijelaskan oleh teman tetap tidak mengerti sampai pada suatu waktu berhadapan dengan yang namanya kudu punya domain untuk meningkatkan nilai diri. Nah dari situ saya tahu kalau hosting itu ibarat rumah, tempat menyimpan barang-barang. Sementara domain diibaratkan dengan nama rumahnya. Nama dan rumah jelas berbeda. Jika saya memberi nama rumah saya Uwan Urwan, sementara itu saya perlu menimpan kasur, kursi, kenangan, cinta, dan perasaan, eh, maksudnya perabotan rumah tangga.
Hosting ibarat rumah yang menyimpan banyak barang (kredit: enosistechnology.com)

Hosting gratisan banyak, contohnya blogspot dan wordpress. Ada juga jenis lain yang banyak iklannya (yah sesuatu yang gratisan tak selamanya memuaskan), tapi hosting gratisan cukp membantu orang-orang yang kesultan menuangkan tulisannya di media online. Eh sebentar, ada beberapa jenis hosting yang perlu saya tahu, yaitu

Hosting gratisan
Seperti yang sudah saya jelaskan di atas, hosting gratis tak perlu bayar.

Shared/virtual web hosting
Jadi hosting jenis ini merupakan hosting arisan. Kenapa? Karena ada beberapa domain yang menjadikan hosting tersebut adalah hosting bersama. Satu server (RAM dan CPU) untuk banyak domain. Hosting ini jelas lebih baik ketimbang yang gratis. Selain layananya bisa lebih luas juga bisa lebih murah karena bisa ditanggung bersama.

Reseller web hosting
Nah saya agak kurang paham dengan jenis hosting yang satu ini. Jadi saya langsung copas dari pilihbaik.blogspot.com. Hosting jenis ini memungkinkan klien untuk menjadi webhost sendiri. Reseller untuk setiap domain dapat berfungsi pada kombinasi semua tipe hosting, tergantung siapa penyedia afiliasi nya.

Virtual Dedicated Server atau Virtual Private Server (VPS)
Hosting jenis ini sudah membagi sumber saya servernya menjadi virtual. Sumber daya sudah dialokasikan dengan baik secara virtual tanpa harus membawa hardware ke mana-mana.

Dedicated hosting
Asyiknya untuk hosting jenis ini sudah punya web server tersendiri dan juga bisa dikendalikan sendiri. Lebih mahal yang jelas untuk jenis hosting ini.
Cloud hosting
Nah, saya sih suka dengan hosting ini. Kenapa? Tergolong baru, ya gak baru-baru amat sih, sudah jalan beberapa tahun. Hanya saja cloud hosting kelebihannya kuat, terukur, dan bida diandalkan untuk keseimbangan beban server dan perhitungan tagihannya. Bisalah bayar seperti beli pulsa, hanya membayar sebanyak apa yang kita gunakan.
Home server
Jenis ini biasanya ditempatkan bisa di rumah yang bisa digunakan untuk satu atau lebih host domain dari konsumen kelas koneksi broadband.
Ada banyak situs penyedia hosting gratis (kredit: websitepromotioncodes.com)

Setelah belajar tentang hosting saya jadi berpikir untuk membuat website khusus produk art saya dan menggunakan cloud hosting. Kenapa sih harus membuat domain baru? Tentu domain yang saya gunakan sekarang berbeda tujuannya. Jika saya biasanya hanya memasarkan produk art melalui Instagram @uwans_art dan Fanpage Uwan's Art, saya hanya perlu satu optimalkan website dengan cloud hosting untuk memaksimalkan pemasaran produk saya. Ah, jelas ini resolusi tahun 2017 agar lebih serius lagi berkarya.

Dunia online begitu pesatnya berkembang dan nyaris setiap orang kini memiliki smartphone, baik untuk berkomunikasi atau pun bekerja. Simpelnya sih, satu untuk banyak pekerjaan. Tak heran jika smartphone menjadi benda paling dicari saat ini. Apalagi jika salah seorang teman ponselnya dicuri. Bukan masalah ponselnya, tetapi data-data yang terdapat di dalamnya. Smartphone mungkin bisa dicari, tetapi data-data pekerjaan yang tersimpan di dalamnya tak akan tergantikan jika tidak disimpan di tempat lain.

Belanja online pun kini sangat marak. Tak hanya berbelanja pakaian, lemari, produk furnitur, ojek, obat-obatan, bahkan sampai produk yang bersifat privasi. Perkembangannya pun sangat pesat untuk akun-akun jual-beli ditambah promo-promo mengiurkan untuk menarik perhatian pelanggan untuk tetap setia berbelanja di toko mereka. Jadi sangat pas buat saya untuk memasarkan produk art dan bisa bermitra dengan rekan lain, jika mereka membutuhkan hosting untuk menyimpan data-data mereka.

Webhosting mendukung website
Kenapa sih harus memikirkan hosting jika sudah memiliki domain? Yes, webhosting sangat penting. Pernah mengalami ketidakstabilan saat mengunjungi website tertentu? Website sering down, sehingga menyebabkan kita malas untuk berkunjung ke situs tersebut. Ya, itu tentu disebabkan oleh webhosting yang tidak stabil. Keunggulan sebuah website harus didukung oleh kestabilan web hosting agar tidak mudah mencapai kondisi down. Akan sangat gampang dikenal jika website yang dimiliki itu stabil, apalagi kontennya menarik. Itu membuat website kita akan terlihat profesional yang tentu masyarakat akan percaya tanpa harus sanksi pada kontennya.

Untuk itu kita kudu memilih webhosting dengan baik. Ibarat memilih provider yang sesuai dengan kebutuhan kita. Jika seseorang cocok menggunakan provider tertentu, orang lain belum tentu mau. Mengapa? Sebab kebutuhannya berbeda. Ada yang lebih memilih mahal asal sinyal stabil di manapun berada, tapi beberapa tidak terlalu memikirkan kestabilan sinyal untuk provider tertentu. Kenapa? Lagi-lagi saya bertanya kenapa. Pertimbangan pertama, sinyal untuk provider yang orang itu pakai di daerah itu cukup stabil dan orang itu yakin tak akan pergi ke tempat terpencil yang sinyal untuk provider tersebut tidak ada. Ada banyak pertimbangan sih. Setiap orang pasti punya pendapat masing-masing. Begitu pun untuk webhosting, kudu benar-benar dipilih yang sesuai. Jika kita browsing di internet, penyedia layanan webhosting sangat banyak. Tentu kita sulit memilih. Semua layanan menawarkan harga, keunggulan, dan lain-lain. Beberapa juga ada yang palsu. Selidikilah terlebih dahulu kevalidan situs yang kamu kunjungi ya.

Cek juga harga dan fitur-fitur yang ditawarkan. Harga yang ditawarkan harusnya sih sepadan dengan kita peroleh nanti. Coba lacak untuk layanan web osting itu, apakah banyak konsumennya atau belum. Biasanya layanan terpercaya banyak kliennya. Tapi belum tentu juga. Untuk perusahaan baru juga belum tentu harga dan fiturnya lebih buruk. Cek juga apakah stabil atau tidak. Tentu kamu akan malas jika sudah terlanjur membeli dan websitenya tidak stabil. Selain membuang waktu, dan tenaga, uang juga sudah terbuang. Sementara untuk banyak pekerjaan ke depan pasti tersendat-sendat.

Fast and reliable webhosting
Saya coba iseng-iseng mencari kira-kira saya harus pakai jasa perusahaan mana ya untuk mewujudkan keinginan saya tahun 2017 ini. Beberapa situ sih tampak semarak memberikan promosinya, tapi entah kenapa tiba-tiba menemukan http://ardhosting.com yang menyediakan layanan di bidang web hosting dan registrasi domain. Dengan slogan "Fast & Reliable Webhosting", Ardhosting bertekad memberikan varian layanan web hosting dan domain yang murah, cepat, dan handal sesuai kebutuhanmu.


Cocok buat saya yang ingin punya website yang biasanya harga domain naik turun, apalagi perencanaan website biasanya traficnya besar. Kabar baiknya, Arhosting memberikan layanan cloud hosting dengan free domain .com/.net/.org/.biz/.info. Yes, apalagi saya memang punya target untuk mengembangkan bisnis lebih serius. Jadi, cloud adalah teknologi komputasi terkini, dimana resources dibangun dari beberapa server menjadi sebuah sistem terintegrasi guna melayani permintaan klien. Adapun beberapa keunggulan utama ArdhCloud yang merupakan penerapan teknologi cloud adalah high availability dan scalability. Secara sederhananya saat kamu pakai layanan ArdhCloud, jaminan kualitas layanan dan biaya yang dikeluarkan menjadi sangat efisien. Semakin efisien semakin baik, bukan?

Di Arhosting juga hanya bisa beli domain lo
 
Coba bandingkan dengan layanan lain yang resourcesnya hanya bersifat shared, Ardhosting pakai virtualisasi Xen sebagai basisnya, sehingga resources didedikasikan untuk tiap klien dan tidak saling berkaitan satu sama lainnya (antarklien). Bentuk dedikasi resources meliputi alokasi media penyimpanan, memori serta akses root untuk tiap kliennya. Kerennya sih, setiap klien dapat memodifikasi resources sewaktu-waktu jika ada kebutuhan yang bersifat sementara. Modifikasi sangat penting jika menginginkan hal baru dong. Tak hanya itu, produk ArdhCloud dilengkapi dengan panel berbasis grafis dan dapat diakses melalui browser apa saja. Kita tak perlu khawatir saat melakukan operasi dan menggunakan fiturnya. Tak perlu sulit-sulit untuk mengerti karena penyajiannya disederhanakan sedemikian rupa, sehingga mudah dipahami untuk saya yang awam mengenai dunia perhostingan. Jangan sedih karena ada panduannya dan didukung oleh staf teknikal kalau kita menemui kesulitan. Ah, bagaimana saya tidak mupeng jika penawarannya semenggiurkan ini.

Kamu bisa bandingkan Arhosting dengan penyedia layanan hosting lain

Ada paket terintegrasi lo dengan cPanel WHM pula agar memudahkan kita. Nih kalau paket yang kamu pakai saat ini belum pakai cPanel WHM, dapat pula ditambahkan jika dibutuhkan. Disediakan beberapa varian interval masa pakai standar untuk memudahkan manajemen finansial, seperti satu bulan, tiga bulan, enam bulan, dan 12 bulan. Ada juga fitur yang bisa diterapkan dalam hitungan jam untuk mengakomodasi kebutuhan sementara saja.

Cepat
Saya juga mempertanyakan ini sih. Tak hanya kamu, tapi Ardhosting menjawab dengan sederhanya, "Prosesnya hanya semenit." Serius? Iya serius hanya semenit. Tak perlu menunggu sampai jamuran untuk proses upgrade atau downgrade. Sudah secepat transfer uang melalui mobile banking atau mengirimkan pesan via WhatsApp.
Cloud Hosting memang bisa jadi pilihan bagus untuk kembangkan website kita (kredit: www.volico.com)

Produk ArdhCloud sudah didesain sedemikian rupa termasuk alokasi vCPU (virtual CPU), memori, disk, dan data transfer bulanannya agar penggunannya efektif dan efisien. Tiap vCPU akan dialokasikan untuk tiap klien berdasarkan paket yang digunakan sebagai prosesor di sistem. Dalam teknologi komputasi terkini umumnya aplikasi lebih membutuhkan alokasi memori lebih besar ketimbang prosesor. Jangan terlalu khawatir kalau masih ingin lebih. Membeli pulsa saja jika masih kurang tinggal beli via mobile banking dan menambah saldo sebanyak apapun yang kita ingin.

Kita juga dapat menyimpan sebanyak apapun situs yang diinginkan. Ardhosting tidak memberikan batasan berdasarkan jumlah domain. Kamu cukup pastikan resources yang tersedia di server masih cukup. Bagaimana mengontrolnya? Kamu bisa memantaunya melalui panel maupun konsol. Alokasi jumlah IP address publik pun berbeda untuk paket ArdhCloud. Lagi-lagi Anda pun tidak perlu khawatir jika memerlukan lebih banyak, karena kami memiliki alokasi IP address publik sendiri yang dapat digunakan dan manajemennya dilakukan secara langsung oleh pihak Ardhosting.

Perbandingan layanan antarpenyedia layanan tentunya tidak hanya berdasarkan harga dong. Sekalipun paket yang digunakan sama (misal VPS), tetapi produk VPS ArdhCloud berjalan di atas infrastruktur cloud yang pastinya memberi kualitas dan kehandalan jauh lebih baik. Artinya jaminan kualitas dan kenyamanan dalam pemakaian fitur sangat diutamakan ketimbang penyedia layanan lain yang masih menggunakan konsep tradisional. Untuk hal-hal yang tidak berada pada ranah teknologi, sistem tradisional bisa tetap menjadi pilihan utama, tetapi kalau sudah berbicara tentang teknologi, tidak bisa kita mengandalkan sistem tradisional dong. Ada banyak hal yang harus dipikirkan, apakah efisien, efektif, akurat, murah, dan lain-lain? Jika ada hal baru yang memiliki keunggulan lebih, kenapa tidak langsung beralih saja? Menggunakan sistem lama tentu menghambat banyak pekerjaan kita.

Penyedia layanan sejenis yang menggunakan teknologi cloud sering mengalami downtime terkait resourcesnya. Berbeda dengan produk ArdhCloud yang berjalan di atas infrastruktur cloud yang sesungguhnya dan dapat dilihat pula topologinya melalui ardhosting.com. Dengan begitu downtime yang diakibatkan oleh gangguan teknikal di level resources sangat dihindar. Terntu saja ini tujuan adanya teknologi cloud. Jadi saya akan memulai menghubungi sales Ardhosting melalui 021 5384395/96 atau sales@ardhosting.com segera setelah saya membuat konsep untuk bisnis saya.




Referensi
www.gmedia.net.id
pilihbaik.blogspot.com
www.maxmanroe.com
www.webhostingterbaik.org





6 comments:

Liswanti Pertiwi said...

Waah boleh neh, saya baru tahu ardhcloud

uwanurwan said...

hehe iya mbak.....cobain yuk

Keke Naima said...

berarti recommended, ya? Coba ah saya cari info lebih lanjut di webnya. Terima kasih banyak infonya :)

Rach Alida Bahaweres said...

Info baru buat aku nih mas. Tapi kayaknya butuh waktu untuk bisa lebih jago deh :)

uwanurwan said...

betul Mbak... monggo langsung cuss ke adminnya tuh... saya juga pengen nyobain kok

uwanurwan said...

iya mbak.. saya juga masih ngulik2 masalah hosting..... huhuu.... aselik kalo beli hosting juga bakalan keren blog kita