Pulang


Kota-kota, kau tahu bagaimana aku terkotak-kotak
Menjadi potongan-potongan tak tersentuh
Jalan-jalan, bagaimanapun perjalanan hidup tak senikmat yang kau bayangkan
Kau pergi.. kau pulang...
Segalanya tak terencana
Seperti sebotol bir yang kau habiskan tanpa sisa
Kau berlari dari hidup
Padahal keesokan harinya kenyataan membakarmu hidup-hidup

Hidup-hidup, kau terkekeh seakan bisa menyembunyikan resah
Kau tertawa sekencang-kencangnya
Perutmu sampai tergolak
Kepalamu bergetar
Kau membebankan esok dengan gelak ceriamu hari ini

Pulang-pulang, kau akan selalu menemukan jalannya
Meski kau menolak seribu kali
Tanpa sadar Tuhan memanggilmu dalam diam
Meski kota-kota penuh sesak
Banjir dan hiruk-pikuk tak pernah berhenti
Kau akan tetap pulang
Pulang ke tempat asalmu
Pulang....

No comments:

Instagram