Garda Satwa Cinta Binatang

April 21, 2014



Kredit : Grada Satwa

Sosok anjing jantan itu mengenaskan, tinggal tulang berbalut kulit. Di lehernya terikat rantai dan ditambatkan di halaman rumah. Ia tampak lelah dan tak bertenaga. Kondisi itu dilaporkan seorang warga Kelapa Gading, Jakarta Utara, yang prihatin kepada Garda Satwa, salah satu komunitas pecinta binatang. Mendapatkan laporan itu Garda Satwa bersama Jakarta Animal Aid Network (JAAN) segera mengambil tindakan.
Meski sempat bersitegang dengan perangkat desa, anjing itu pun berhasil dibawa dan dirawat. “Gila, anjing itu ditingal pemiliknya ke luar negeri selama 7 bulan dan menurutnya, anjing itu dititipkan kepada teman yang juga penyayang binatang. Kalau penyayang binatang tidak mungkin kondisinya seperti ini,” ungkap Davina Veronica Hariadi gemas, salah satu pendiri Garda Satwa. Saya sontak terkejut saat ia menunjukkan gambar anjing saat diselamatkan. Beberapa bulan pascaperawatan, anjing itu pun tampak sehat. 

Davina Veronica Hariadi
Kasus lain mengharuskan model dan pemain film itu mencak-mencak. Keberadaan anjing dan kucing liar yang tidak mendapatkan perlakuan layak, dog fighting di Bali, terlebih rumah makan yang menjual daging anjing sebagai santapan turut menggerakkan hati Davina dan rekan. “Saya menangis dan tidak berselera makan saat melihat video proses pembunuhan anjing,” ujarnya. Anjing digantung, disiksa, atau ditenggelamkan sebelum diolah bersama bumbu masak.
Untuk itu, ia dan teman-teman Garda Satwa melakukan gerakan rescue, street feeding, dan sterilisasi. Kegiatan sosialisasi ke sekolah-sekolah pun ia tempuh. Bila kasus anjing yang mendapatkan perilaku tidak layak dan kerap ditingal pemilik, berbeda dengan kucing. Jumlah kucing di kota besar membludak sehingga tidak memungkinkan diselamatkan. Solusinya yaitu dengan sterilisasi (vasektomi dan atau tubektomi). Setiap dua minggu Garda Satwa melibatkan setidaknya 2—3 dokter hewan untuk kegiatan sterilisasi. Tak hanya itu, sebulan sekali Davina dan rekan melakukan street feeding. Untuk penyelamatan biasanya bergantung laporan.
Garda Satwa dan JAAN tak bekerja sendiri. Komunitas serupa seperti Jakarta Flood Animal Rescue (JFAR), Animal Friend Jogja (AFJ), dan komunitas lain baik di Jakarta, Yogyakarta, dan Bali saling bekerjasama. Meski begitu, kepedulian masyarakat terhadap binatang sangat diperlukan. “Komunitas-komunitas itu masih belum mampu menjangkau seluruh wilayah karena keterbatasan biaya, tenaga, dan waktu,” kata Davina. Terlebih lagi kucing liar yang jumlahnya tidak terkendali usah mendapat bantuan dari berbagai lapisan masyarakat. Jumlah melimpah bisa menjadi sarana penyebaran penyakit mengingat kucing liar cenderung mendatangi tempat sampah untuk mencari makan. Solusinya dengan menangkapnya, melakukan vaksinasi, dan sterilisasi. 
Sterilisasi kucing dan anjing di Kampung Melayu (kredit: Garda Satwa)

Davina Veronica dan Sophia Muller (kredit: Garda Satwa)

Bersama komunitas pecinta binatang lain saat kampanye tentang dog fighting di Bali (kredit: Garda Satwa)
Tak hanya satwa liar, peliaharaan pun juga harus mendapatkan perlakuan semestinya.Terdapat lima kebebasan satwa (sering disebut five freedom) yang penting. Itu meliputi kebebaan dari lapar dan haus, ketidaknyamanan, rasa sakit dan penyakit, takut dan penderitaan, serta bebas untuk berperilaku normal dan alami. Bila tidak memenuhi lima kebebasan, piaraan kurang sejahtera. “Binatang juga membutuhkan kasih sayang sama seperti manusia karena mereka bukan satpam penjaga rumah,” kata Davina. Kampanye untuk menyayangi dan menyelamatkan binatang akan terus dilakukan. Harapannya, masyarakat ikut tergerak untuk peduli dan mendukung gerakan cinta satwa. (Uwan Urwan)

You Might Also Like

5 komentar

  1. Huaa..iya ini prosa.. Foto mbak nya cantik ya, mirip aku :*

    ReplyDelete
  2. Heh? Omg...
    Omg... astagahhh..... -_-"

    ReplyDelete
  3. Mantap... kegiatannya....

    ReplyDelete
  4. Sy ambil kucing di pggr jln dn skg sdh 2 mggu tggl dirmh sy. Usianya msh bayi mgkn msh 2 bln an. Sy brniat utk mmbrikan pd org yg bnr2 sayang kucing krn sy sdh kwlhn mrwtnya. Apkh garda satwa ini bsa bantu saya? Krn kl sy srhkn ke smbrg org,kshn...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mbak Shirley, coba bergabung di komunitas pecinta kucing di Facebook. Mungkin bisa dishare di sana.

      Delete

Sangat senang kalau kamu berkenan meninggalkan komentar di sini. Kamu jaga kesehatan ya. 💪

Instagram